Wisata Nusa Penida Menggeliat, tapi Keterisian Kamar Hanya 50%

Jumlah kunjungan wisata yang terus meningkat di Nusa Penida hingga 3.000 orang per hari ternyata tidak disertai dengan tingkat keterisian kamar sebab masih berada di angka 50%.
Ni Putu Eka Wiratmini | 24 April 2018 11:20 WIB
Pantai Atuh di Nusa Penida - Istimewa

Bisnis.com, DENPASAR – Jumlah kunjungan wisata yang terus meningkat di Nusa Penida hingga 3.000 orang per hari ternyata tidak disertai dengan tingkat keterisian kamar sebab masih berada di angka 50%.

Hal ini disebabkan wisatawan Nusa Penida yang lebih memilih melakukan one day trip atau memilih kembali setelah berwisata di pulau ini. Kebanyakan dari mereka berangkat pada pagi hari dari Pulau Bali kemudian melakukan aktvitas water sport seperti snorkeling maupun diving di perairan Nusa Penida.

Menjelang sore hari, mereka akan kembali ke Pulau Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta mengatakan dari 3,000 kunungan per hari, sebanyak 65% merupakan wisatawan China. Adapun pola kunjungan wisatawan China adalah melakukan one day trip.

Sementara, untuk wisatawan yang memlih menginap kebanyakan merupakan wisatawan domestik yang jumlahnya 20% dari total kunjungan dalam sehari.

“Kebanyakan semua kunjungan balik ke Bali pada sore harinya, dan mereka lebih cenderung melakukan olahraga air terutama di perairan Lembongan,” katanya kepada Bisnis, Selasa (24/4/2018).

Kata dia, tingkat keterisan kamar di Nusa Penida baru tinggi saat akhir tahun yang jumlahnya bisa mencapai 80%. Walaupun tingkat keterisiannya pada hari biasa masih belum tinggi, namun menurutnya jumlah penginapan di Nusa Penida terus bertambah. Adapun saat ini di Nusa Penida mulai makin banyak ada penginapan-penginapan kecil.

“Sekarang di Nusa Penida saja sudah ada sekitar 4 hotel, di Lembongan lebih banyak lagi,” tambah Sukasta.

Tag : Nusa Penida
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top