Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bulan Puasa, Kunjungan Turis Mancanegara Turun

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia pada Mei 2018 atau menjelang dan awal bulan puasa mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juli 2018  |  15:02 WIB
Turis asing - setkab.go.id
Turis asing - setkab.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia pada Mei 2018 atau menjelang dan awal bulan puasa mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dibandingkan dengan April 2018, jumlah kunjungan wisman pada Mei 2018 mengalami penurunan sebesar 7,65 persen," kata Kecuk Suhariyanto di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Menurut Kecuk penurunan dari sekitar 1,3 juta orang pada April menjadi sekitar 1,2 juta pada Mei ini memang biasa terjadi pada saat bersamaan dengan Ramadan atau bulan puasa.

Hal itu, ujar dia, juga dapat dilihat pada rentang waktu yang bersamaan dengan puasa pada tahun-tahun sebelumnya.

"Karena pada bulan Ramadan biasanya wisman dari negara muslim lainya seperti Malaysia dan Timteng relatif tidak melakukan perjalanan wisata," katanya.

Meski secara umum kedatangan melalui berbagai bandara mengalami penurunan, data BPS menunjukkan kedatangan di Bandara Ngurah Rai Denpasar meningkat 1,96 persen dibandingkan bulan lalu. Sedangkan untuk asal negara relatif tidak berubah atau serupa dengan data-data bulan sebelumnya, yaitu yang terbesar berasal dari Tiongkok (sekitar 15 persen), diikuti oleh Malaysia, Timor Leste, Australia, dan Singapura.

Sementara, untuk asal kawasan, pertumbuhan wisman tertinggi pada periode Januari-Mei 2018 berasal dari Asean (22,04 persen), dan yang paling menurun berasal dari Timur Tengah (18,19 persen).

Untuk data penerbangan internasional pada Mei 2018 adalah 1,4 juta orang, menurun 6,73 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan untuk domestik adalah 7,3 juta orang atau menurun 8,06 persen.

Selain itu, untuk kapal laut penumpang dalam negeri pada Mei 2018 tercatat 1,7 juta orang atau naik 2,27 persen, serta untuk kapal laut barang 24,1 juta ton atau naik 1,71 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Terakhir, untuk kereta api jumlah penumpang 35,5 juta orang atau turun 0,76 persen, serta untuk kereta api barang adalah 4,3 juta ton atau naik 8,06 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Terkait perkeretaapian, sebelumnya, PT KA Pariwisata menyatakan tiket kereta pariwisata dengan pola perseorangan sebanyak 8.736 kursi untuk angkutan Lebaran 2018 sudah habis terjual.

Direktur Operasi dan Administrasi PT KA Pariwisata, Sunarjo di Stasiun Gambir Jakarta, Senin (4/5/2018) mengatakan sistem penjualan perseorangan atau "Free Independent Traveler" sudah dijual sejak H-90 Lebaran.

Sebanyak 8.736 tiket yang sudah terjual habis dengan pola FIT tersebut yakni untuk keberangkatan 5-26 Juni 2018 dengan tujuan Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya hingga Malang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turis asing

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top