Mengunjungi Nanjing, Kota Hujannya China

Kota Nanjing merupakan salah satu kota besar di China. Jaraknya sekitar 1.020 kilometer dari Beijing. Yang pertama saya rasakan ketika menginjakkan kaki di kota ini adalah udaranya yang sejuk. Bahkan, ketika kita sampai, hujan sedang mengguyur.
Mia Chitra Dinisari | 28 September 2017 10:29 WIB
Qinhua River - Mia Chitra Dinisari

Bisnis.com, NANJING- Kota Nanjing merupakan salah satu kota besar di China. Jaraknya sekitar 1.020 kilometer dari Beijing. Yang pertama saya rasakan ketika menginjakkan kaki di kota ini adalah udaranya yang sejuk. Bahkan, ketika kita sampai, hujan sedang mengguyur.

Grace, pendamping kami para delegasi jurnalis dari Asia Tenggara mengatakan Nanjing adalah kota yang dingin, karena hampir setiap hari hujan. Bahkan, hujan pun bisa turun saat musim panas. Saat musim dingin, suhu di Nanjing bisa mencapai minus 2 derajat dan bahkan terkadang turun salju.

Dia mengatakan di Nanjing dan kota China lainnya memiliki empat musim yakni, musim panas, musim dingin, musim gugur dan musim semi, seperti yang terjadi saat ini yakni di bulan September-November yang merupakan musim semi.

Meski tidak sebesar kota Beijing atau Shanghai, Nanjing juga menjadi kota yang cukup menarik untuk dieskplor oleh para turis. Meskipun, umumnya kota ini didatangi pebisnis mengingat banyaknya jumlah kawasan ekonomi di kota tersebut, termasuk pabrik-pabrik dari berbagai sektor manufaktur mulai dari automobile, pakaian jadi hingga teknologi.

Menurut cerita Grace, ada beberapa hal menarik dalam sejarah Nanjing, meskipun bukan sejarah secara historical berdirinya Nanjing. Salah satunya adalah mulai terkenalnya bebek Peking. Menurutnya, bebek yang paling terkenal semula berasal dari Nanjing, karena rasanya yang enak. Alasannya, karena umumnya bebek di Nanjing hidup di pinggiran sungai dan hanya memakan ikan dan udang-udang kecil yang membuat rasanya lebih enak.

"Karena rasanya yang enak, membuat kaisar yang tinggal di Beijing selalu merindukan bebek dari Nanjing dan meminta anak buahnya membawanya dari sini. Namun, suatu saat sang koki kerajaan cukup pintar dengan mengolah bebek di Beijing dengan resepnya, itulah akhirnya membuat bebek peking lebih dikenal," tuturnya.

Selain kisah soal masakan, bebek juga memiliki simbol khusus di Nanjing. Yaitu, jika seorang pria sedang mendekati perempuan, maka sebagai tanda dia diterima dalam keluarga si perempuan, dia akan diberikan bagian bokong bebek.

Hal tersebut sebagai simbol dari mereka diperkenankan duduk lebih lama di rumah tersebut artinya bisa tinggal sebagai anggota keluarga.

Untuk kehidupan perkotaannya, tidak jauh berbeda dengan Beijing yang juga terjadi di beberapa titik spot. Sehingga banyak warga di sini lebih memilih kereta bawah tanah sebagai sarana transportasi utamanya.

Yang menarik, di Nanjing terdapat tunnel bawah sungai Qinhua, bernama Chanjiang Tunnel. Jalur ini menjadi tunnel terpanjang yang pernah saya lewati selama ini.

Bagi Anda yang ingin berwisata di Nanjing, ada beberapa tempat yang menjadi tujuan favorit turis, antaralain Qinhua River dan Sun Yat-sen Mausoleum.

Sun Yat-sen Mausoleum adalah makam dari tokoh demokrasi dan revolusi China. Makam ini dibangun pada 1926-1929, yang menjadi masterpiece dari semua bangunan yang ada di China. Makam ini, mempresentasikan sebagian dari sejarah Republik China.

Arsitektur dan layout dari makam ini didominasi oleh bel, yang menjadi simbol alarm bel menjadi peringatan bagi semua orang. Bagian dari mausoleum ini terdiri dari beberapa bagian yakni Xiaojing Tripod, Boai Archway, Mausoleum Gate, Stele Pavilioun, Sacrificial Hall dan Coffin Chamber yang membentang dari Selatan hingga ke utara.

Dekat dengan makam, juga terdapat Hall musik di ruang terbuka, Guanghua Pavilion, Liuhui Waterside Pavilion, Sutra Depository dan beberapa bangunan bersejarah lainnya.

Untuk bisa ke sana, Anda harus sedikit mendaki karena kawasannya berada di atas bukit. Sehingga ketika hujan turun akan cukup berbahaya untuk berwisata kesana.

Berbeda dengan Mausoleum, Qinhua River menyajikan wisata tengah kota yang lebih modern. Karena itulah, tempat ini selalu ramai dari pagi hingga malam hari. Di tempat ini, Anda bisa menikmati sungai Qinhua River dari pinggir sungai, atau naik perahu yang disewakan.

Sebagai titik sungai di Nanjing, sungai Qinhua juga menjadi simbol kebudayaan di Nanjing. Sungai ini dikenal sebagai Qinhua Lima Kilometer karena jaraknya. Di tempat ini, Anda bisa menikmati pemandangan alam, lansekap, taman, kuil, rumah penduduk, hingga berbelanja sekaligus.

Tag : trip
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top