Menteri Rini Minta Garuda Perbanyak Paket Wisata Domestik

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno minta maskapai Garuda Indonesia memperbanyak paket wisata domestik untuk menarik wisatawan mancanegara ke daerah wisata Indonesia.
Newswire | 22 September 2017 12:35 WIB
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (8/9). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta ke Bandara Blimbingsari Banyuwangi. - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno minta maskapai Garuda Indonesia memperbanyak paket wisata domestik untuk menarik wisatawan mancanegara ke daerah wisata Indonesia.

"Ke depan harus lebih banyak membuat program atau paket domestik," katanya pada pembukaan Garuda Travel Fair Fase II di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Menurut Rini, pameran wisata saat ini lebih banyak menawarkan paket ke luar negeri.

"Saya bilang, kita harus mendorong, bukan hanya untuk memilih ke luar negeri, tapi juga domestik. Kita harus menambah paket, kita harus rute destinasi dari Garuda dan Citilink langsung ke destinasi wisata domestik," katanya.

Rini mengemukakan, bahwa saat ini wisata domestik sedang tumbuh dengan hadirnya objek-objek wisata di Banyuwangi dan daerah lainnya.

Rini mengimbau Garuda Indonesia bekerja sama dengan agen perjalanan atau bersinergi dengan BUMN lain dan sektor swasta untuk menyediakan paket wisata domestik.

"Kita coba sinergikan, seperti kemarin sedang membangun 15 desa di Borobudur, kita harapkan dapat mengembangkan ekonomi desa dengan membangun homestay yang tujuannya supaya menarik wisatawan Nusantara dan meningkatkan ekonomi di tujuan wisata," katanya.

Rini berharap sinergi tersebut bisa mendorong wisatawan Nusantara lebih memilih berwisata di dalam negeri ketimbang ke luar negeri.

GATF 2017

GATF 2017 Fase II dilaksanakan di 22 kota besar di Indonesia termasuk Batam, Palembang, Kupang, Balikpapan, Makassar, Medan, Pekanbaru, Lampung, Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, Lombok, Manado, Ambon, Sorong, Jayapura dan Timika.

Di Jakarta, ajang yang menawarkan beragam tiket perjalanan dan paket wisata domestik mau pun luar negeri itu berlangsung 22-24 September 2017.

Selain di dalam negeri, GATF 2017 Phase II juga akan dilakukan di 17 kota besar di luar negeri secara daring.

"Secara bersamaan pelaksanaan GATF 2017  fase II ini juga akan dilakukan di 17 kota besar di luar negeri, di mana pelaksanaannya akan dilakukan secara online di kota-kota besar internasional yaitu di Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Mumbai, Hong Kong, Beijing, Canton, Shanghai, Chengdu, Tokyo, Osaka, Seoul, Sydney, Melbourne, Perth, Amsterdam hingga London," kata Direktur Utama Garuda lndonesia, Pahala N Mansury.

Dari GATF yang berlangsung di 22 kota besar di Indonesia, Garuda Indonesia menyasar total penjualan Rp501 miliar selama tiga hari pelaksanaan. Khusus di Jakarta, target penjualannya Rp283 miliar dengan target pengunjung 76.000.

Pada GATF 2017 Fase I Maret lalu di kota Jakarta, Garuda Indonesia berhasil mendatangkan 74.000 pengunjung dengan jumlah total penjualan mencapai lebih dari Rp279 miliar.

Sumber : Antara

Tag : garuda indonesia
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top