Hoax soal Gunung Agung Pengaruhi Pariwisata Bali

Polda Bali mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebar berita hoax terkait bencana Gunung Agung sebab dapat mempengaruhi kegiatan pariwisata di Bali.
Ni Putu Eka Wiratmini | 21 September 2017 14:40 WIB
Wisatawan beraktivitas di Pura Besakih yaitu Pura yang berada di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali, Selasa (19 - 9).ANTARA/Nyoman Budhiana

Bisnis.com, MANGUPURA – Polda Bali mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebar berita hoax terkait bencana Gunung Agung sebab dapat mempengaruhi kegiatan pariwisata di Bali.

Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose mengatakan, saat ini banyak gambar-gambar hoax yang beredar di media sosial mengenai bencana, seperti kebakaran yang ada di Gunung Agung maupun foto letusan yang mengatasnamakan berada di Gunung Agung.

Dia memastikan situasi yang berkaitan dengan bencana ini masih dalam keadaan terkontrol walau bencana alam ini tidak dapat diprediksi.

“Memang kita tidak bisa mengatur alam, kita harus bedakan dengan natural disaster dan yang mana yang man disaster, jadi kalau natural disaster seperti ini kita hanya melihat gejala alam dan tentunya bekerja sama adalah kunci terpenting,” sebutnya, Kamis (21/9/2017).

Petrus mengharapkan masyarakat untuk tetap tenang sehingga aktivas pengawasan dapat terkendali. Menurutnya, kunci dari menghadapi bencana Gunung Agung tidak hanya ada pada pengawasan dan penjagaan kepolisian maupun stake holder melainkan ketenangan dari masyarakat.

“Kita kegiatan rutin tetap dilakukan, kemudian kita dari Brimob juga sudah membuat pos di sana bekerja sama dengan tentara dan pemerintah daerah, paling penting tidak menyebarkan berita-berita yang menimbulkan keresahan,” kata Petrus.

 

Tag : gunung agung
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top