Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Everest Telan Korban, Pendaki Swis Jatuh Sedalam 1.000 Meter

Gunung tertinggi di dunia Everest kembali memakan korban. Pendaki berpengalaman asal Swiss, Ueli Steck, terjatuh ke jurang di sekitar area Everest pada Minggu (30/4).
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 01 Mei 2017  |  11:57 WIB
Menuju Gunung Everest dari Nepal - iciclesadventuretreks.com
Menuju Gunung Everest dari Nepal - iciclesadventuretreks.com

Bisnis.com, JAKARTA - Gunung tertinggi di dunia Everest kembali memakan korban. Pendaki berpengalaman asal Swis, Ueli Steck, terjatuh ke jurang di sekitar area Everest pada Minggu (30/4/2017).

Seperti dikutip dari Reuters, Steck yang berusia 40 tahun terjatuh ke jurang saat masih dalam proses persiapan mendaki puncak gunung tertinggi di dunia tersebut.

Steck dikabarkan ingin mencoba jalur pendakian yang tidak umum yakni rute West Ridge. Ini merupakan korban pertama dalam musim pendakian tahun ini.

Korban terjatuh ke jurang sedalam 1.000 meter di kawasan Nuptse yang berlokasi tidak jauh dari camp 2 setinggi 6.400 mdpl. Ueli Steck sejatinya merupakan pendaki berpengalaman. Ia seorang veteran pendaki Gunung Annapurna serta sejumlah puncak lain yang berketinggian 8.000 mdpl.

Karirnya sebagai pendaki gunung, Steck telah menggondol sejumlah predikat bergengsi. Pada tahun 2009, misalnya, dia dianugerahi ‘Piolet d’Or’ untuk usahanya pada 2008 saat melakukan pendakian pertama Gunung Teng Kang Phoche dari sisi barat laut bersama Simon Anthamatten.

Setelah dihantam gempa 2 tahun lalu, aktivitas pendakian di Nepal mulai kembali semarak. Departemen Pariwisata Nepal mencatat tidak kurang dari 365 pendaki dari 39 tim mengantre untuk mendaki Gunung Everest pada musim pendakian tahun ini.

Ini merupakan izin terbanyak yang dikeluarkan sejak percobaan pendakian pertama pada 1953.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

everest
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top