Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebakaran Lahan, 400 Turis Dievakuasi

Kebakaran lahan di Spanyol membuat sekitar 400 wisatawan yang menginap di Costa del Sol harus dievakuasi pada Rabu (13/7/2016) waktu setempat.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 14 Juli 2016  |  16:02 WIB
Kebakaran Lahan, 400 Turis Dievakuasi
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran lahan di Spanyol membuat sekitar 400 wisatawan yang menginap di Costa del Sol harus dievakuasi pada Rabu (13/7/2016) waktu setempat.

Lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran dan sukarelawan, dengan bantuan pesawat water-bombing, dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang pertama kali muncul pada Selasa (12/7/2016) sore di tengah cuaca panas dekat daerah La Linea, Provinsi Cadiz, Andalusia.

Hotel Aldiana di La Linea terpaksa harus mengevakuasi sebanyak 380 wisatawan, yang sebagian besar berasal dari Jerman, serta para staf karena api kian merembet mendekati hotel, menurut keterangan juru bicara pihak hotel.

"Kebakaran berhasil dikendalikan, namun bau asap masih sangat menyengat. Hotel tidak mengalami kerusakan sedikit pun," ujarnya, seperti diberitakan AFP.

Para tamu hotel terpaksa menginap di gelanggang olahraga setempat pada Selasa malam dan dijadwalkan kembali ke hotel pada Rabu malam. Sebanyak 120 orang lainnya dievakuasi dari sebuah asrama di Kota San Roque, menurut pernyataan pejabat setempat.

Layanan darurat setempat mengatakan api sudah dapat dikendalikan tetapi puluhan petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi kejadian untuk benar-benar memadamkan api. Setiap tahun jutaan wisatawan mengunjungi Costa del Sol, atau Sun Coast, terkenal karena pantai dan kehidupan malam. Ratusan ribu ekspatriat dari Eropa utara tinggal di sabuk pantai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turis

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top