Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Menarik Turis Jepang Berwisata ke Indonesia

Pemerintah Indonesia menawarkan tiga kebijakan baru untuk mempermudah wisatawan asing termasuk turis Jepang yang ingin melakukan perjalanan wisata ke Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 November 2015  |  14:33 WIB
Turis Jepang - whatjapanthinks.com
Turis Jepang - whatjapanthinks.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Pemerintah Indonesia menawarkan tiga kebijakan baru untuk mempermudah wisatawan asing termasuk turis Jepang yang ingin melakukan perjalanan wisata ke Indonesia.

Deputi Menteri Pariwisata Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, I Gde Pitana, di Osaka, Kamis (19/11/2015).

Menurut dia, kebijakan baru tersebut menyangkut peningkatan jumlah "check-point" imigrasi untuk wisatawan Jepang, penghapusan perizinan bagi kapal pesiar (yacht) Jepang yang akan masuk ke Indonesia (Clearance Approval for Indonesian Territory/CAIT) melalui 18 pelabuhan.

Kebijakan yang lain adalah penghapusan "Prinsip Cabotage" yang memberi prioritas akses ke kapal pesiar untuk berlabuh dan meninggalkan pelabuhan di lima pelabuhan Indonesia.

"Dengan kebijakan baru ini, kami berharap akan terjadi peningkatan daya saing pariwisata Indonesia dalam industri pariwisata global," ujar Pitana seraya berharap kebijakan baru tersebut akan membuat perjalanan wisatawan Jepang ke Indonesia lebih nyaman.

Pada saat yang sama, Pemerintah Indonesia juga telah menghapus persyaratan visa bagi wisatawan dari 90 negara, termasuk Jepang untuk kunjungan singkat (short visit).

"Hanya dalam beberapa bulan, kebijakan ini telah menunjukan tren positif tentang kunjungan wisatawan ke Indonesia, meningkat 15% dibandingkan tahun sebelumnya," imbuh Pitana.

1 dari 5 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turis
Sumber : Antara
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top