Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Imigran Gelap Mengaku Turis

Personel Kepolisian Daerah Jawa Barat menyatakan puluhan imigran gelap yang terdampar di Pantai Cidaun, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/9/2015), mengaku sebagai wisatawan yang dokumen resminya hilang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 September 2015  |  19:46 WIB
Imigran Gelap Mengaku Turis
Sejumlah imigran gelap Bangladesh menunggu giliran pendataan pihak Imigrasi di penampungan kantor ex Imigrasi, Desa Punteuet, Lhokseumawe, Provinsi Aceh. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, CIANJUR-- Personel Kepolisian Daerah Jawa Barat menyatakan puluhan imigran gelap yang terdampar di Pantai Cidaun, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/9/2015), mengaku sebagai wisatawan yang dokumen resminya hilang.

"Untuk WNA (warga negara asing) India sebenarnya turis, tapi paspornya diambil seseorang," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Sulistyo Hartono, melalui telepon seluler, di Bandung, Kamis (24/9/2015).

Selain mengaku berwisata, kata Hartono, ada juga enam warga negara dari Bangladesh membawa keterangan pencari suaka dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Namun, berbagai pengakuan dari imigran tersebut, lanjut dia, perlu diteliti dan diklarifikasi lebih lanjut.

Dugaan sementara pengakuan imigran itu, kata dia, merupakan modus karena dengan kehilangan identitas maka yang bersangkutan tidak dapat dikembalikan ke negara asalnya.

Para imigran yang tidak memiliki identitas diri itu, lanjut dia, akhirnya dikirim ke UNHCR lalu diberikan status pengungsi.

"Kebanyakan dari modus yang dilakukan adalah semua identitas dibuang, sehingga jika akan dideportasi maka negara yang menolak tidak bisa mengembalikan ke negara asal," katanya.

Selanjutnya, keberadaan imigran yang terdampar di Cianjur itu dibawa ke kantor Imigrasi Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Di Imigrasi Sukabumi sedang didalami oleh Imigrasi dan Polres Cianjur," katanya.

Sebelumnya, imigran berjumlah 21 orang dari Bangladesh, India, dan Pakistan, itu ditemukan terdampar di perairan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun.

Seluruh imigran itu diduga hendak menyeberang laut selatan Jabar menggunakan perahu nelayan untuk menuju Chrismas Island, Australia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turis

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top