Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bidik 280 Ribu Turis Inggris, Kemenpar Kucurkan Dana Promosi Rp10 Miliar

JAKARTA Kementerian Pariwisata membidik 280.000 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Inggris Raya selama 2015. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan Inggris adalah satu dari 18 negara yang menjadi pasar utama pariwisata Indonesia. Karena itu dia meningkatkan target kunjungan tahun ini sebesar 21,7% dari realisasi tahun lalu.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 31 Juli 2015  |  12:11 WIB
Bidik 280 Ribu Turis Inggris, Kemenpar Kucurkan Dana Promosi Rp10 Miliar
Turis mancanegara kunjungi Jakarta - Jibi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata membidik 280 ribu  kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Inggris Raya selama 2015.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, Inggris adalah satu dari 18 negara yang menjadi pasar utama pariwisata Indonesia. Karena itu, dia meningkatkan target kunjungan tahun ini sebesar 21,7% dari realisasi tahun lalu.

“Inggris itu dari semua kawasan Eropa adalah penyumbang wisman terbesar nomor satu diharapkan pada tahun ini akan naik sebanyak 50.000,” katanya di Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya melakukan sejumlah cara antara lain meningkatkan alokasi anggaran event yang potensial untuk mempromosikan branding Wonderful Indonesia, seperti UK National Tour 2015- Discover Indonesia.

Event tersebut, kata dia, memiliki nilai sekitar Rp5-6 miliar. Sementara Kementeriannya mengalokasikan  anggaran khusus biaya promosi sebesar Rp10 miliar. Promosi akan dilakukan di media-media nasional baik di UK maupun di Tanah Air, serta lewat media sosial.

“Saya memberikan anggaran untuk promosi dua kali lipat dari nilai event, ini cara yang benar. Saya berkomitmen bahwa nilai promosi harus lebih tinggi dari event, bahkan idealnya lebih besar lagi dengan persentase promosi 80% dan event 20%,” katanya.

Menurutnya, anggaran promosi tersebut tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan potensi penambahan wisman yang diharapkan bisa mencapai 280.000 pada akhir tahun ini.

“Kalau satu wisman membelanjakan uangnya US$1.000 saja, dari 50.000 orang sudah bisa dapat sekitar 50 juta dolar AS atau sekitar Rp500 miliar. Jadi, biaya promosi yang kami berikan tidak sampai 2%,” terangnya.

Selain memberikan anggaran promosi yang cukup besar untuk event, dia berharap kebijakan bebas visa kunjungan (BVK) juga mampu menstimulasi pertumbuhan jumlah wisman asal Britania Raya itu.

 Inggris adalah satu negara yang mendapat fasilitas bebas visa kunjungan sesuai dengan Perpres nomor 69/2015 tanggal 10 Juni 2015 tentang bebas visa kunjungan 45 negara.

Berdasarkan data Kementerian, hingga bulan Mei, jumlah wisatawan Inggris mencapai 93.056 orang, naik 5,78% dibandingkan dengan periode sebelumnya yakni 87.973 orang.

Discover Indonesia

Tiga tim kesenian asal Indonesia yang akan melakukan pentas keliling di beberapa kota besar di tiga negara bagian Inggris Raya dalam program UK National Tour 2015 bertajuk Discover Indonesia, pada Agustus- September mendatang.

Tiga tim tersebut yakni Kande, grup musik rock-etnic dari Aceh; Papermoon Puppet Theathre, teater boneka kontemporer dari Yogyakarta; serta Soerya Soemirat, sanggar tari klasik dari keraton Mangkunegaran Solo.

Summer Xia, Acting Country Director of British Council Indonesia, yang menjadi salah satu penyelenggara kegiatan, menyatakan grup tersebut dipilih dari 30 kelompok kesenian nasional.

Proses kurasi dilakukan oleh delegasi pengelola festival dan gedung kesenian di Inggris dalam event Indonesia Performing Arts Market (IPAM) 2013.

Tiga tim tersebut rencananya akan menggelar pertunjukan di sejumlah gedung kesenian bergengsi di kota Edinburgh, London, Glasglow, dan Cardiff.

Grup tersebut juga akan tampil di Edinburgh Festival Fringe, festival yang selalu diikuti ratusan ribu wisatawan manca negara dan diliput banyak media internasional.

“Ini adalah kesempatan untuk mempromosikan keunikan budaya Indonesia ke dunia. Kami memilih tiga grup seniman yang mewakili seni tari, musik, dan teater untuk menunjukkan Indonesia memiliki banyak kesenian,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turis wisman
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top