Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dia Rute Kereta Terpanjang di Dunia

Madrid adalah tujuan akhir untuk kereta yang telah mencatat perjalanan paling jauh dalam sejarah, 13.052 kilometer antara Kota Yiwu di China dan Ibu Kota Spanyol, Madrid. Perjalanan ini menempuh waktu sekitar 21 hari.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2014  |  09:51 WIB
Ilustrasi -
Ilustrasi -

Bisnis.com, MADRID—Madrid adalah tujuan akhir untuk kereta yang telah mencatat perjalanan paling jauh dalam sejarah, 13.052 kilometer antara Kota Yiwu di China dan Ibu Kota Spanyol, Madrid. Perjalanan ini menempuh waktu sekitar 21 hari.

Kereta tersebut, yang tiba di Madrid, Selasa (9/12) pada pukul 11.00 waktu setempat (17.00 WIB), berangkat dari Yiwu, Provinsi Zhejiang di Tiongkok Timur, pada 18 November dengan membawa 40 gerbong dan 1.400 ton barang --yang terdiri atas alat tulis, produk kerajinan dan produk untuk pasar Natal.

Kereta itu dijadwalkan kembali ke China dengan membawa barang produksi Spanyol seperti daging babi, minyak zaitun dan anggur.

Hasil dari perjalanan bersejarah itu, yang kemudian akan dinilai dengan tujuan membuka jalur reguler kereta dua-arah antara Tiongkok dan Spanyol yang direncanakan dapat memulai operasi pada awal 2015.

Dua keuntungan utama perjalanan kereta itu ialah barang diangkut jauh lebih cepat ketimbang dengan menggunakan kapal, dan tiba di Spanyol separuh waktu yang diperlukan oleh kapal barang untuk melakukan pelayaran dari Tiongkok ke Spanyol, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.

Kereta tersebut juga menghasilkan 62 persen lebih sedikit zat pencemar karbom dioksida dibandingkan dengan truk yang menempuh jarak yang sama melalui darat.

Perjalanan maraton tersebut melintasi Tiongkok, Kazakhstan, Rusia, Belarusia, Polandia, Jerman dan Prancis, sebelum tiba di Spanyol dengan membawa 30 gerbong yang semula dibawanya.

Jarak 13.052 kilometer antara Madrid dan Yiwu jauh lebih jauh dibandingkan dengan jarak antara Kutub Selatan dan Utara, meskipun jarak tersebut tak ditempuh dengan memanfaatkan awak yang sama, bukan lokomotif yang sama, kata Xinhua.

Lokomotif diganti rata-rata setiap 800 kilometer, sedangkan awaknya berganti pada setiap negara kereta itu lewat, katanya. Sementara itu, persinggahan khusus diperlukan di kota besar perbatasan Dostuk (Kazakhstan), Brest (Belarusia), dan Irun (Spanyol) agar kereta bisa menyesuaikan diri dengan jalur yang dilalui.

Sejumlah pejabat --seperti Menteri Tenaga kerja Spanyol Ana Pastor, Wali Kota Madrid Ana Botell serta Direktur Bisnis di Kedutaan Besar Tiongkok di Madrid Huang Yazhong dan Direktur Perdagangan di Pemerintah Provinsi Zhejiang Zhang Shuming-- menyambut kereta tersebut.

Huang mengatakan perjalanan itu memperlihatkan kepentingan besar yang diberikan oleh Tiongkok untuk memperkuat hubungan dengan Eropa, dan pada saat yang sama mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu membuat perjalanan bersejarah tersebut terwujud. Sementara itu Ana Botella mengatakan jalur kereta sepanjang 13.052 kilometer --yang telah mengukir sejarah-- seperti "jalur sutra baru buat Abad 21, kecuali sekarang perdagangan akan mengalir dari kedua arah". (Antara)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rute kereta jalur kereta api

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top