Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Empat Pelaut Rusia Cetak Rekor Keliling Dunia 5 tahun

BISNIS.COM, JAKARTA — Empat pelaut Rusia berkeliling dunia dengan menggunakan perahu karet selama 5 tahun. Ekspedisi pelayaran lewat samudera ini mencetak rekor terbaru sepanjang sejarah.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 02 Maret 2013  |  01:16 WIB
Empat Pelaut Rusia Cetak Rekor Keliling Dunia 5 tahun
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA — Empat pelaut Rusia berkeliling dunia dengan menggunakan perahu karet selama 5 tahun. Ekspedisi pelayaran lewat samudera ini mencetak rekor terbaru sepanjang sejarah.

Keempat pelaut Rusia itu antara lain Anatoly Kulik (58 tahun) sebagai kapten kapal, Evgeni Kovalevsky (55 tahun) sebagai humas dan internasional, Stanislaw Berezkin (44 tahun) sebagai ahli mesin, dan Evgeni Tashikini (39 tahun) sebagai fotografer/Kameramen.

Kapten kapal Kovalevsky mengatakan perjalanannya ditempuh dengan menggunakan perahu karet terbuka jenis Catamaran. Mereka telah memulai perjalanan sejak Maret 2008 dan hingga saat ini tiba mengunjungi Indonesia.

“Ada banyak orang yang berkeliling dunia melalui caranya masing-masing. Tapi ini kami pertama kalinya dalam sejarah berkeliling dunia melewati laut dengan kapal terbuka, kapal Catamaran,” ujarnya kepada Bisnis, seusai jumpa pers dengan wartawan, di Jakarta, hari ini (1/3).

Tidak mudah bagi mereka untuk bertahan hidup selama 5 tahun di tengah samudera dan meninggalkan keluarganya di Rusia. Mereka biasanya memakan ubi, memancing ikan, dan juga memasak di perahu. Mereka dengan riang menceritakan banyak pengalaman suka dan dukanya sepanjang perjalanan.

Menurutnya, yang pengalaman yang paling menarik adalah ketika berkunjung ke Pulau Galapagos (Ekuador), samudera Atlantik, dan Pulau Bali, sedangkan pengalaman yang paling mengerikan adalah saat menghadapi tingginya ombak yang bergulung-gulung hingga mencapai 4 meter.

“Candi-candi di Bali sangat indah. Kami suka Ubud. Akan tetapi yang paling membahayakan adalah saat kami pernah menghadapi sepak terjang ombak di Lautan Jawa, perahu kami terombang-ambing hingga kami terjatuh,” ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya, ikan hiu yang besar juga pernah menggigit bagian bawah kapalnya hingga berlubang.

Selama menempuh perjalanan, mereka telah melewati berbagai negara serta kepulauan dari samudera Pasifik, Hindia, hingga Atlantik. Mulai dari kutub di Rusia, Pulau Solomon, perairan Arab, hingga perairan Mexico.

Dalam setiap negara, mereka berkunjung dengan waktu yang bervariasi. “Tergantung cuaca, pernah 3 jam hingga 2 minggu,” ujarnya.

Setelah meninggalkan Jakarta, tepatnya dari pelabuhan di Ancol, empat pelaut asal Siberia itu akan melanjutkan perjalanannya ke Singapura, lalu ke Thailand. Kemudian, mereka akan mengakhiri misinya dan kembali ke Rusia.

Ide dalam melakukan perjalanan berkeliling dunia tersebut bermula dari Kapten kapal Anatoly Kulik yang ingin menikmati belahan dunia melalui perairan. Pasalnya, negeri beruang merah Rusia tidak memiliki samudera yang indah.

Dengan biaya US$70 ribu atau Rp676 juta melalui dukungan dana dari sebuah lembaga setempat Rusia, mereka kemudian mendesain sendiri perahu karet tipe Catamaran.

“Kami suka lautan, makanya berkeliling dunia lewat perairan. Negeri kami tidak memiliki lautan yang luas, seluas perairan Indonesia. Di Rusia [daerah kami di Siberia], antara 4-6 bulan selalu winter hingga -400celcius,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal rekor pelaut rusia pelayaran dunia
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top