Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panganan Bipang Ramai Diperbincangkan, Ini Kata Pakar Kuliner

Ucapan Presiden Joko Widodo terkait dengan Bipang Ambawang ramai diperbincangkan oleh Netizen.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 08 Mei 2021  |  15:18 WIB
Bipang tanpa ambawang. Panganan ini berbuat dari bahan beras  - Shopee
Bipang tanpa ambawang. Panganan ini berbuat dari bahan beras - Shopee

Bisnis.com, JAKARTA - Ucapan Presiden Joko Widodo terkait dengan nama panganan bipang ambawang itu ramai diperbincangkan oleh Netizen.

Terkait dengan nama kuliner bipang, Pakar Kuliner Santhi Serad mengungkapkan Indonesia kaya dengan khazanah kuliner. Keragaman kuliner ini kadang juga diikuti dengan kemiripan baik nama maupun esensi setiap kuliner.

"Kita perlu lebih lanjut mengonfirmasi tentang pernyataan Pak Jokowi terkait dengan bipang," katanya, Sabtu (8/5/2021).

"Sepemahaman kami memang ada bipang atau jipang [tanpa kata ambawang] yang merupakan penganan serupa rice cracker dan bipang [biji teratai / ulatih] khas Kalimantan yang bentuknya mirip jipang tetapi terbuat dari biji teratai," tambahnya.

Jika melihat dalam konteks iklan layanan masyarakatnya maka dirinya yakin prinsip Presiden Joko Widodo baik yaitu ingin mendorong warga masyarakat untuk tetap waspada dalam situasi pandemi ini, namun tetap bisa berbagi dan menikmati kuliner Indonesia yang begitu beragam.

Sementara itu Juru bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman mengklarifikasi ucapan Presiden Joko Widodo terkait kuliner bipang ambawang atau babi panggang khas Kalimantan.

Melalui Twitter, Fadjroel mengunggah jajanan bipang atau jipang yang terbuat dari beras. Dia bilang jajanan itu kesukaannya sejak kecil. Fadjroel mengatakan bahwa yang dimaksud Jokowi adalah jipang, jajanan yang halal dikonsumsi. Bukan Bipang Ambawang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangan makanan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top