Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 10 Negara yang Paling Ingin Dikunjungi Setelah Lockdown

Perusahaan aplikasi visa Official-esta.com merangkum 10 negara yang paling dinantikan untuk dikunjungi setelah lockdown Covid-19 berakhir.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 11 September 2020  |  14:45 WIB
Polisi berpatroli di tepi pantai saat otoritas memberlakukan lock down di kawasan pantai Barceloneta di Barcelona, Spanyol, Minggu (15/3/2020). Spanyol mengumumkan keadaan darurat segera selama 15 hari, yang secara signifikan membatasi mobilitas warga di negara tersebut. Perdana Menteri Pedro Sanchez dalam pidato menyatakan aksi tersebut bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus corona. Bloomberg - Angel Garcia
Polisi berpatroli di tepi pantai saat otoritas memberlakukan lock down di kawasan pantai Barceloneta di Barcelona, Spanyol, Minggu (15/3/2020). Spanyol mengumumkan keadaan darurat segera selama 15 hari, yang secara signifikan membatasi mobilitas warga di negara tersebut. Perdana Menteri Pedro Sanchez dalam pidato menyatakan aksi tersebut bertujuan untuk menghentikan penyebaran virus corona. Bloomberg - Angel Garcia

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan aplikasi visa Official-esta.com menggunakan Google Keyword Planner untuk mengetahui negara-negara yang paling dinantikan setelah lockdown Covid-19 berakhir.

Dikutip dari travelpulse.com, Jumat (11/9/2020), perusahaan tersebut menggunakan kata kunci “Flights to Destination X” dan “Holidays in Destination X.” untuk menemukan tujuan negara yang paling dinantikan untuk berlibur.

Ini dia peringkat 10 besar negara dengan pencarian terbanyak melalui Google;

  1. Italia

Italia merupakan salah satu negara yang menjadi hot spot virus Corona tetapi tetap menjadi tujuan idaman para turis. Berdasarkan data di Google, Italia mengumpulkan hampir 2 juta pencarian global tahunan.

  1. Maldives

Maldives dibuka untuk wisatawan asing pada 15 Juli lalu. Kawasan ini masih menjadi tujuan idaman para turis dengan pemandangan pantai dan bungalow.

  1. Meksiko

Meksiko masih menjadi tujuan liburan yang paling gampang dijangkau oleh turis Amerika Serikat dengan destinasinya yang populer yakni Los Cabos and Riviera Maya.

Pencarian kata kunci Meksiko mencapai 1,722 juta secara tahunan rupanya lebih dari cukup untuk destinasi populer ini.

  1. Thailand

Thailand selalu menjadi kawasan favorit turis di antara deretan negara di Asia Tenggara. Tetapi negeri ini masih tertutup untuk wisatawan asing pada musim panas ini.

Namun, baru-baru ini pemerintah setempat tengah mempertimbangkan untuk membuka kembali Thailand bagi wisatawan asing dengan pemberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

  1. Spanyol

Menjadi salah satu destinasi populer wisatawan asing, tren pencarian Spanyol melebihi 1,5 juta secara tahunan. Sayangnya, Spanyol masih terbuka terbatas bagi wisatawan domestik.

  1. Kanada

Pencarian Kanada sebagai salah satu tujuan liburan lebih dari 1,5 juta berdasarkan data Google. Tetapi Kanada masih menutup pintunya bagi wisatawan Amerika Serikat.

  1. Yunani

Yunani adalah segelintir negara yang sudah membuka pintunya bagi wisatawan asing pada musim panas ini. Pencarian Yunani mencapai 1,47 juta secara tahunan.

  1. Turki

Turki sudah membuka kembali pintunya bagi wisatawan asing, sebuah usaha yang akan mendongkrak ketertarikan wisatawan dunia. Berdasarkan data Google pada Agustus 2020, pencarian Turki mencapai 1,46 juta secara tahunan.

  1. Jepang

Meski masih ditutup, Jepang masih menjadi magnet bagi wisatawan asing dengan jumlah pencarian 1,26 juta secara tahunan. Negara Sakura ini seharusnya menyelenggarakan Olimpiade 2020 tetapi rencana itu harus ditunda akibat pandemi Covid-19.

  1. Australia

Dengan jumlah pencarian 1,17 juta secara global, Australia bertengger di posisi 10 sebagai negara yang paling ingin dikunjungi setelah pandemi ini berakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Liburan covid-19

Sumber : Travel Pulse

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top