2018, Nusa Penida Kejar Target 4.000 Kunjungan Wisatawan Sehari

Nusa Penida semakin optimistis mengembangkan pariwisatanya dengan menarget kunjungan hingga 4.000 orang per hari pada 2018 atau meningkat 25% dari kondisi normal yang 3.000 kedatangan per hari.
Ni Putu Eka Wiratmini | 24 April 2018 11:45 WIB
Pemandangan pesisir Pulau Nusa Penida dari salah satu puncaknya. - Bisnis/Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR – Nusa Penida semakin optimistis mengembangkan pariwisatanya dengan menarget kunjungan hingga 4.000 orang per hari pada 2018 atau meningkat 25% dari kondisi normal yang 3.000 kedatangan per hari.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta mengatakan sebenarnya dengan jumlah kedatangan hingga 3.000 kunjungan per hari sudah cukup ramai untuk perkembangan pariwisata Nusa Penida.

Saat Gunung Agung erupsi, kunjungan wisata ke Nusa Penida sempat merosot drastis. Untuk saat ini, sebagian besar kunjungan wisatawan ke Nusa Penida berasal dari China sebesar 65%. Sementara, untuk wisatawan domestik hanya 20% dari total kunjungan.

“Karena kebanyakan China, mereka rata-rata langsung balik dan menginapnya di Denpasar,” katanya kepada Bisnis, Selasa (24/4/2018).

Target untuk meningkatkan kunjungan ke Nusa Penida terus ditingkatkan menyusul adanya Festival Nusa Penida keempat yang akan diselenggarakan Oktober nanti.

Festival ini dinilai terbukti memberikan pengaruh yang cukup besar untuk kunjungan wisatawan ke Nusa Penida.

“Dulu sebelum ada festival belum seramai sekarang, ya kunjunganya masih di bawah 2.000 orang lah per hari,” katanya.

Sementara, walaupun target kunjungan terus meningkat, dia optimistis itu tidak akan mempengaruhi kualitas pariwisata di sana. Termasuk dalam hal penyeberangan.

Sukasta mengklaim, hingga saat ini tidak ada masalah dalam penyebrangan dari Pulau Bali ke Kepulauan Nusa Penida. Di Pulau Bali sendiri, ada beberapa titik penyebrangan yang bisa dimanfaatkan oleh wisatawan yakni Pantai Sanur, Pantai Kusamba, dan Pelabuhan Padang Baik.

Untuk penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai akan menggunakan Kapal Roro, dan dua sisanya menggunakan kapal cepat atau fastboat.
Selama ini penyeberangan melalui Pantai Sanur memang agak sedikit terhambat karena calon wisatawan sering kali kehabisan tiket.

Menurut Sukasta ada alternatif lain yang bisa digunakan yakni di Pantai Kusamba yang memiliki jumlah armada hingga 15 fastboat dengan 50 seat masing-masing kapal.

“Tergantung dari mana, kalau dari Sanur iya [sulit melakukan penyebrangan], kalau dari Klungkung [Pantai Kusamba] juga disediakan kapal cepat, kalau ke Nusa Penida lewat Sanur di sana memang agak susah, karena tidak ada pontoon [penyeimbang kapal boat dari terjangan ombak], kalau lewat Pelabuhan Tri Buwana di Pantai Kusamba justru lebih aman dan kaki tidak basah,” sebutnya.

 

Tag : Nusa Penida
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top