Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Lokasi Mustafa Center di Jakarta

Nilai investasi Mustafa Center, pusat perbelanjaan yang akan dibangun di Jakarta yakni sebesar Rp100 miliar.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  18:48 WIB
Ini Lokasi Mustafa Center di Jakarta
Mustafa Center - bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dubes Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo telah mengonfirmasi bahwa pusat perbelanjaan Mustafa Center akan hadir di Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat pada 2024. 

Adapun, besaran nilai investasi yang dikucurkan untuk proyek ini sebesar Rp700 miliar. Nantinya, Mustafa Center akan membangun pusat pertokoan sekaligus hotel. 

Adapun alasan perusahaan membangun Mustafa Center di Indonesia, karena melihat populasi masyarakat Indonesia sebesar 277 juta orang.

“Jadi, Mustafa Center itu memang sudah jauh-jauh hari punya bangunan itu. Sebagai pusat perbelanjaan yang menawarkan segala macam produk dan buka 24 jam, mereka kini tengah melakukan pembangunan. Lokasinya bekas Golden Truly,” kata Suryo Pratomo atau biasa disapa Tommy, Kamis (12/1/2022). 

Sebagai informasi, Golden Truly adalah pusat perbelanjaan (mal) legendaris yang terletak di Gunung Sahari, Jakarta Pusat yang tutup per 1 Desember 2020 dan mengumumkan bahwa mal tersebut akan dikelola oleh pengelola gedung baru. 

Bagi Tommy, kehadiran Mustafa Center ini bisa memberikan banyak manfaat dari segi perekonomian Indonesia. 

“Momen ini bisa menjadi magnet investor lainnya untuk masuk ke Indonesia sekaligus membuka banyak lapangan kerja, karena sebagai pusat perdagangan yang besar akan butuh jumlah yang besar untuk tenaga kerja,” katanya. 

Bahkan, ini juga bisa menjadi alternatif lokasi wisata belanja Indonesia, di mana peluang untuk produk Indonesia dipasarkan sangat terbuka. Mengingat, kini di beberapa belanja sudah sangat ramai dan padat.

“Melihat pengalaman di Singapura, bahwa Mustafa Center bisa menarik turis. Semoga itu juga terjadi di Indonesia. Karena, hal pertama yang membuat Mustafa Centre menarik untuk dikunjungi adalah memiliki kualitas barang bagus dengan harga relatif terjangkau,” katanya. 

Buka Kesempatan untuk UMKM Indonesia

Meski luas bangunan pusat perbelanjaan dan hotel belum diketahui pasti. Namun, dipastikan Mustafa Center akan mengusung strategi yang sama, dengan menghadirkan barang beragam gerai, mulai dari pakaian jadi barang serba guna dan barang rumah tangga hingga tas bagasi dan elektronik. 

Tommy menyampaikan, tidak menutup kemungkinan juga Mustafa Center akan mengalokasikan tempat khusus untuk UMKM Indonesia. 

Terkait konsep yang akan dibangun, Tommy menjelaskan strategi bisnis yang digunakan oleh Mustafa Center tetaplah sama, di mana perusahaan terus mengikuti kebutuhan dan tren konsumen melalui survei pelanggan reguler dan riset pasar. Oleh karena itu, bauran produknya berubah sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 

Menyoal persaingan, meski dikelilingi oleh banyak mal mewah dan pilihan lokasi belanja yang melimpah, disebutkan bahwa Mustafa Center tidak merasa khawatir. Pasalnya, berdagang berkaitan erat dengan memberikan pelayanan terbaik dan efisien, maka itu akan menjadi pilihan konsumen. 

“Managing Director Mohamed Mustafa & Samsuddin Co PTE LTD, Mustaq Ahmad bilang ke saya, akhirnya semua yang menentukan adalah konsumen. Dia merasa cukup mengenal memenuhi permintaan Indonesia. Apalagi, Mustafa Center telah berdiri sejak lama,” tuturnya. 

Kini, tidak hanya di Indonesia, di tahu 2023 ini Mustafa Center pun tengah membangun cabang lainnya, yakni di Johor Malaysia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mustafa center pusat perbelanjaan mal
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top