Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Daftar Negara dengan Paspor Tersakti di Dunia Tahun 2023, Ada Indonesia?

Pemilik paspor dari negara ini bisa berkunjung ke negara manapun tanpa susah-susah, berikut daftarnya.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 11 Januari 2023  |  11:52 WIB
Daftar Negara dengan Paspor Tersakti di Dunia Tahun 2023, Ada Indonesia?
Paspor - imigrasi.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Paspor merupakan dokumen utama yang menjadi syarat perjalan antar negara.

Beberapa paspor dari negara tertentu, memiliki kelebihan atau kesaktian yang bisa membuat pemiliknya mudah melenggang ke negara manapun yang diinginkan. 

Global Henley, & Partners, konsultan kewarganegaraan dan tempat tinggal global  merilis laporan triwulan terbarunya tahun 2023 soal paspor terkuat atau tersakti di dunia.

Ada sejumlah paspor yang memberikan kebebasan untuk bisa mengakses hingga 200 negara tanpa visa oleh para pemiliknya. 

Sebagai informasi, kuat lemahnya paspor ditandai dengan banyaknya negara lain yang mempermudah pengurusan visa bagi paspor suatu negara, maka otomatis semakin dianggap kuat juga paspor itu. Pun sebaliknya, makin sulit paspor suatu negara memperoleh visa dari banyak negara, maka makin dianggap lemah paspor tersebut.

Lantas, mana saja paspor tersakti yang menawarkan akses tujuan negara paling banyak pada tahun 2023?

Berdasarkan Forbes, secara berurutan, negara Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Korea Selatan masih menduduki posisi puncak negara dengan paspor terkuat dan tersakti di dunia pada Januari 2023

Trio paspor Asia tersebut menawarkan pemegangnya kebebasan perjalanan global yang lebih besar daripada negara lain mana pun. 

Warga negara Jepang menikmati akses bebas visa atau visa sesuai permintaan ke rekor 193 tujuan di seluruh dunia, tepat di atas Singapura dan Korea Selatan yang warganya dapat dengan bebas mengunjungi 192.

Bahkan, dengan pembatasan perjalanan yang dilonggarkan untuk kawasan Asia-Pasifik pasca- Covid, maka diprediksi warganya akan memanfaatkan kebebasan bepergian itu lagi.

Merujuk data Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), permintaan penumpang internasional untuk perjalanan mengalami kenaikan hingga 75 dari pra-pandemi. 

Di bawah tiga besar Asia, ada sejumlah besar negara Eropa, seperti Jerman dan Spanyol imbang di 190 destinasi, diikuti Finlandia, Italia, Luksemburg di 189.

Warga negara Afghanistan sekali lagi duduk di bagian bawah indeks, dan hanya dapat mengakses 27 negara tanpa memerlukan visa terlebih dahulu.

Faktor yang Mempengaruhi Kekuatan Paspor

Studi oleh Henley & Partners menunjukkan hubungan yang kuat antara kekuatan ekonomi dan kekuatan paspor. Tercatat, hanya 6 persen paspor di seluruh dunia yang memberikan pemegangnya akses bebas visa ke lebih dari 70 persen ekonomi global, dan hanya 17 persen negara yang memberikan akses bebas visa kepada pemegang paspornya ke lebih dari empat per lima dari 227 tujuan dunia.

Paspor Jepang peringkat nomor satu dalam memberikan akses bebas visa ke 85 persen dari dunia dan, secara kolektif, negara-negara ini menyumbang 98 persen dari ekonomi global (dengan kontribusi PDB Jepang sendiri sekitar 5 persen).

Temuan Baru 

Menariknya, perang Ukraina belum berdampak signifikan pada skor paspor indeks Ukraina dan Rusia, di mana keduanya bertahan pada peringkat yang sama sejak invasi hampir setahun yang lalu. 

Melansir dari Forbes, pada tahun 2023, Ukraina berada di peringkat ke-36 dengan skor 144 sementara Rusia duduk 13 peringkat lebih rendah di peringkat ke-49 dengan skor 118. Pada kenyataannya tentu saja, penutupan wilayah udara dan sanksi, membuat warga Rusia tidak dapat melakukan perjalanan sama sekali melalui sebagian besar negara maju. dunia, kecuali UEA dan Turki. 

Sebaliknya, warga negara Ukraina telah diberikan hak darurat untuk tinggal dan bekerja di Uni Eropa hingga tiga tahun. Kebijakan tersebut membuat indeks perjalanan Ukraina naik lebih dari 24 peringkat selama dekade terakhir. Jika Ukraina bergabung dengan UE, maka kemungkinan besar Ukraina akan naik ke sepuluh besar global dari paspor paling kuat.

Daftar Paspor Terkuat di Dunia pada 2023

Melansir dari Henley Passport Index, berikut paspor terbaik untuk dimiliki pada tahun 2023. 

1. Jepang (193 tujuan)

2. Singapura, Korea Selatan (192 destinasi)

3. Jerman, Spanyol (190 tujuan)

4. Finlandia, Italia, Luxembourg (189 tujuan)

5. Austria, Denmark, Belanda, Swedia (188 tujuan)

6. Prancis, Irlandia, Portugal, Inggris (187 tujuan)

7. Belgia, New Zealand, Norwegia, Swiss, Amerika Serikat, Republik Ceko (186 tujuan)

8. Australia, Kanada, Yunani, Malta (185 tujuan)

9. Hongaria, Polandia (184 tujuan)

10. Lithuania, Slovakia (183 tujuan)

Daftar Paspor Terlemah di Dunia pada 2023

Selain itu, ada pula deret negara dengan paspor terburuk. Negara-negara itu hanya memiliki akses bebas visa ke 40 negara atau bahkan kurang dari jumlah itu.

102. Korea Utara (40 tujuan)

103. Nepal, wilayah Palestina (38 tujuan)

104. Somalia (35 tujuan)

105. Yaman (34 tujuan)

106. Pakistan (32 tujuan)

107. Suriah (30 tujuan)

108. Irak (29 tujuan)

109. Afganistan (27 tujuan)

Mengoleksi Paspor jadi Tren Sebagian Kalangan

Dari temuan ini menghasilkan perbedaan yang sangat besar antara Jepang dan Afghanistan. Dengan 166 tujuan bebas visa lebih sedikit daripada Jepang, ini adalah kesenjangan mobilitas global terbesar antara tempat pertama dan terakhir dalam 18 tahun indeks berjalan.

Alhasil, bagi kalangan tertentu, ada tren untuk punya paspor negara lain untuk berbagai kepentingan. Dari mulai kemudahan berbisnis hingga melakukan perjalanan tanpa repot mengurus visa.

Terjadinya Covid, Brexit, perang Ukraina hingga perubahan iklim membuat orang cenderung ingin punya akses lebih dari satu paspor guna memberikan perlindungan yang lebih besar ketika menghadapi krisis dan ketidakstabilan. 

Termasuk yang paling banyak dicari adalah paspor negara di Eropa dan untungnya, ada sejumlah negara yang tidak memberlakukan syarat berat, misalnya harus berdomisili selama sekian tahun.

Negara-negara ini hanya mensyaratkan investasi dalam jumlah tertentu dan sebagai imbalannya mereka akan memberikan status kewarganegaraan penuh.

Mengutip dari Bloomberg, salah satunya adalah Malta, di mana negara anggota Uni Eropa ini akan memberikan paspor kepada warga asing yang menanam modal sebesar US$1.065.000 atau sekitar Rp14,5 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paspor paspor biasa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top