Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kastil Vianden Bangunan Bersejarah Kebanggaan Luksemburg yang Sempat Terlupakan

Kastil Vianden di utara negara Luksemburg merupakan salah satu bangunan terbesar dan termegah di Eropa pada abad pertengahan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 Desember 2022  |  19:55 WIB
Kastil Vianden Bangunan Bersejarah Kebanggaan Luksemburg yang Sempat Terlupakan
Bangunan Kastil Vianden berdiri megah di atas bebatuan dan terlihat dari seluruh penjuru Kota Vianden./Bisnis - Dwi Nicken Tari
Bagikan

Bisnis.com, Luksemburg — Rintik hujan di akhir tahun ini menambah kesan megah dan muram Kastil Vianden di ujung utara Luksemburg. Dari kejauhan, kastil dengan arsitektur abad pertengahan ini berdiri kokoh di atas bebatuan besar-besar.

Pengunjung tampak berjalan terburu-buru mendaki jalan bebatuan menuju pintu masuk kastil. Usai pandemi Covid-19, Kastil Vianden kini mulai ramai didatangi pelancong dari berbagai penjuru dunia. Sebagian pengunjung yang Bisnis temui banyak berasal dari negara tetangga Luksemburg yaitu Jerman dan Perancis.

Adapun, Kastil Vianden dibangun antara abad ke-11 dan ke-14 dari bekas kastil milik Roma. Pada periode romanesque dan romatik, Kastil Vianden merupakan tempat tinggal feodal terbesar dan termegah di seluruh Eropa. Hingga abad ke-15, kastil yang atapnya banyak berubah mengikuti tren pada jamannya ini menjadi tempat tinggal bangsawan bergelar count yang sangat berpengaruh.

Namun, pada 1530, kastil ini tidak lagi menjadi tempat tinggal bangsawan karena berbagai polemik. Setelah tidak lagi dihuni, tidak ada lagi modifikasi yang berarti di arsitektural Kastil Vianden. Singkatnya, Kastil Vianden yang berdiiri saat ini masih mempertahankan gayanya sejak abad ke-16.

Sayangnya, Kastil Vianden sempat ditinggalkan pada awal abad ke-19. Bahkan, saat Luksemburg berada di bawah kepemimpinan Belanda, Raja William I of Holland menjual bagian-bagian kastil ini hingga Kastil Vianden hanya tinggal reruntuhan saja.

Baru lah pada 1820, keluarga Kerajaan Luksemburg mengambil alih kepemilikan Kastil Vianden pada 1977 dan menjadikannya aset negara. Sejak saat itu, Kastil Vianden direkonstruksi untuk mengembaikan kejayaannya.

Kastil Vianden pun resmi menjadi situs Warisan Dunia dari UNESCO pada 2013. Tentunya, Kastil Vianden kini tak lagi terbengkalai di kota yang sempat menjadi pengasingan penulis terkenal asal Perancis Victor Hugo pada abad ke-19 tersebut.

Tidak sulit mencapai Kastil Vianden dari Kota Luksemburg mengingkat Luksemburg merupakan salah satu negara yang relatif sempit di Eropa. Pengunjung dapat menggunakan akses kereta dari Stasiun Luksemburg menuju Stasiun Gare Routière di distrik Diekirch dengan lama perjalanan sekitar 45 menit. Dari stasiun Gare Routière, tersedia bus menuju Vianden dengan lama perjalanan sekitar 20 menit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

luksemburg Pariwisata eropa
Editor : Dwi Nicken Tari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top