Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin Menikmati Pesona Alam di Flores Timur? Cek Legatea.id

Legatea.id aktif mempromosikan destinasi wisata di Kabupten Flores Timur, NTT, dan menyiapkan perlengkapan jelajah alam yang lengkap.
Albertus Agung Moa Padji dan Oktaviano Donald
Albertus Agung Moa Padji dan Oktaviano Donald - Bisnis.com 15 November 2022  |  09:15 WIB
Ingin Menikmati Pesona Alam di Flores Timur? Cek Legatea.id
Yandi Muda Makin, pegiat pariwisata di Larantuka, Flores Timur, NTT, memberikan keterangan saat ditemui tim Jelajah Sinyal, Minggu (6/11/2022)/JIBI/Bisnis - Suselo Jati
Bagikan

Bisnis.com, LARANTUKA - Kabupaten Flores Timur memiliki banyak destinasi wisata yang patut dikunjungi para wisatawan dalam dan luar negeri. Keindahan bahari, panorama bentang perbukitan, dan wisata tradisi serta rohani tersaji di kabupaten paling timur di Pulau Flores ini.

Pesona itulah yang ditawarkan Yandi Muda Makin, pegiat pariwisata di Flores Timur, kepada para wisatawan. Pemuda ini aktif mempromosikan pariwisata di Flores Timur sembari mengembangkan bisnis penyewaan peralatan camping dengan merek, Legatea.id.

Menurutnya, selama ini Flores Timur terkenal sebagai salah satu destinasi wisata rohani. Seperti diketahui, prosesi Semana Santa yang digelar setiap pekan Paskah menjadi salah satu daya tarik Larantuka, Ibu Kota Flores Timur, bagi umat beragama Katolik.

Padahal, kata Yandi, Flores Timur juga memiliki objek wisata alam yang menakjubkan mulai dari wilayah Flores Timur daratan hingga ke area kepulauan, terutama Adonara dan Solor.

Dengan dukungan media sosial, Yandi sejak 2018 secara aktif mempromosikan pariwisata di Flores Timur. Dia mendapatkan respons yang cukup baik, termasuk dari para wisatawan dari luar NTT. 

“Banyak yang ingin melihat keindahan alam dan tradisi di Flores Timur. Mereka kontak saya melalui media sosial Legatea.id,” ungkapnya saat ditemui tim Jelajah Sinyal 2022, Minggu (6/11/2022).


Berawal dari Hobi

Setelah mengenyam pendidikan tinggi di Jakarta, Yandi sempat menjadi pramuwisata di Bali. Berbekal pengalaman itu, dia kembali ke tanah kelahirannya untuk mempromosikan keindahan alam Flores Timur kepada para wisatawan lokal dan mancanegara.

Awalnya, Yandi hanya menjalankan profesi pramuwisata. Namun, dia melihat celah bisnis dari penyewaan peralatan camping. Pasalnya, Yandi kesulitan untuk mendapatkan berbagai perlengkapan jelajah alam, mulai dari tenda, matras, kantong tidur (sleeping bag), hingga peralatan masak (cooking set).

“Bisnis penyewaan itu berawal keresahan pribadi. Saya mau naik gunung pada 2017, tetapi peralatan tidak ada. Tanya ke teman dan tidak ada yang punya,” jelasnya.

Legatea.id

Yandi Muda Makin, pramuwisata dan pendiri Legatea.id merakit tenda untuk wisatawan di tepi Pantai Asam Satu di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/11/2022)/JIBI/Bisnis/Suselo Jati

Oleh karena itu, sejak November 2017, Yandi mulai mendatangkan berbagai perlengkapan aktivitas jelajah alam untuk disewakan kepada masyarakat di Larantuka. Sayangnya, jelajah alam belum menjadi aktivitas yang populer di Flores Timur.

Tak hilang akal, Yandi mulai mengajak kaum muda di Larantuka untuk beraktivitas jelajah alam. “Orang Larantuka pada akhir pekan biasanya main ke pantai. Saya kemudian tawarkan untuk camping dan menghabiskan malam minggu di pantai atau ke pegunungan.”

Kendati tak mudah, Yandi terus mengajak kaum muda untuk jelajah alam sembari mempromosikannya melalui media sosial, mulai dari Facebook hingga Instagram. Alhasil, upayanya mulai dikenal oleh banyak kaum muda di Flores Timur.

“Peminatnya [sekarang] lumayan banyak. Setiap akhir pekan, peralatan kami ada yang pakai,” ungkapnya.

Pada akhir pekan biasa, jelas Yandi, sekitar empat hingga lima paket peralatan Legatea.id disewa. Jumlah peralatan Legatea.id yang disewa itu bahkan mencapai 10 paket pada musim liburan.

Bahkan, kata Yandi, peralatan itu juga digunakan oleh wisatawan dari luar Flores Timur bahkan pelancong dari wilayah lain di Indonesia dan wisatawan mancanegara.

Pandemi Covid-19 yang membatasi pergerakan orang, sambung Yandi, memang membuat usaha penyewaan Legatea.id tidak berjalan. Namun, sejak pertengahan 2022 ini bisnis Legatea.id mulai kembali meningkat seiring meningginya aktivitas wisatawan di Pulau Flores.

“Yang pasti, wisatawan tak perlu repot-repot lagi membawa perlengkapan camping saat berwisata ke Flores Timur. Semuanya sudah disiapkan Legatea.id,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

destinasi wisata flores Jelajah Sinyal
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top