Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mengenal Macam-Macam Pempek dan Tingkat Keawetannya

Penting untuk memperhitungkan waktu tempuh setelah pulang dari membeli pempek sebagai oleh-oleh, dan seberapa lama pempek tersebut sampai ke tangan penerima.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 10 Oktober 2022  |  19:29 WIB
Mengenal Macam-Macam Pempek dan Tingkat Keawetannya
Pempek Lenggang, salah satu jenis pempek yang bisa ditemui ketika wisata kuliner di Kota Palembang - Bisnis.com/Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bilamana melancong ke Kota Palembang dan berencana membawa pempek sebagai oleh-oleh buat keluarga, kolega, atau sanak saudara di Ibu Kota, jangan lah lupa mencermati tingkat keawetan dari tiap jenis pempek yang dibawa pulang.

Secara umum, seluruh pempek yang dibawa dalam perjalanan, biasanya tahan selama 2-4 hari dalam suhu ruangan. Oleh sebab itu, sebenarnya penting juga untuk memperhitungkan waktu tempuh setelah pulang dari membeli oleh-oleh, dan seberapa lama pempek sampai ke tangan penerima.

Bisnis mendapatkan inspirasi ini ketika berbincang dengan salah satu pekerja di Pempek Nony 168, selepas pulang bertugas dari Kota Palembang, kemudian bakal menempuh perjalanan darat menuju Jakarta kurang-lebih 6 jam.

Sebagai informasi, salah satu produsen pempek ikan tengiri ternama di Kota Palembang ini bukan hanya menawarkan pempek 'mainstream' seperti Lenjer dan Kapal Selam, tapi juga pempek Adaan, Telor Kecil, Kulit, Keriting, dan Pistel.

"Sebenarnya semua varian pempek sudah berada dalam kemasan vacuum dan diberi tepung. Tapi memang yang harus lebih hati-hati itu pempek yang isi telur dan pempek keriting. Kalau di suhu ruangan cuma tahan 2 hari. Kalau pempek Adaan dan Kulit bisa sampai 4 hari," ujar wanita yang akrab disapa Ceu itu.

Seperti diketahui, pempek keriting yang sekilas mirip kerupuk merupakan pempek yang rasanya lebih kuat dari pempek pada umumnya kendati bahan-bahannya sama, sebab adonan dibuat seperti mi terlebih dahulu.

Sementara pempek isi telur dan  pempek pistel juga harus cepat-cepat dimasukkan ke dalam kulkas dan diberikan ke penerima, karena ada isinya, yaitu telur dan sayur.

Berbeda dengan pempek Adaan yang sekilas mirip bakso ikan, karena adonan ditambah dengan santan. Sementara pempek kulit terbuat dengan tambahan kulit ikan, sehingga warnanya tampak agak kusam atau gelap tapi tetap punya rasa yang kuat dan nikmat.

Selain pempek di atas, sebenarnya masih ada lagi jenis pempek lenggang yang dibakar dengan kocokan telur di luarnya bersama wadah daun pisang, serta pempek panggang sagu yang berisi semacam petis hitam yang rasanya menggigit. Namun, keduanya tidak bisa dibawa pulang karena harus dimakan hangat-hangat.

Adapun, toko pempek yang telah eksis sejak 1993 dan telah membuka cabang sampai ke Bandar Lampung, Jakarta, dan Jambi ini juga menyediakan oleh-oleh khas Palembang lainnya, mulai dari kerupuk, kemplang, getas, lempok durian, kopi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pempek palembang
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top