Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berburu Oleh-Oleh Khas Pantura Jateng di Rest Area Banjaratma

Oleh-oleh khas Pantura Jateng bisa dinikmati tatkala beristirahat di rest area ikonik Banjaratma.
Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan - Bisnis.com 24 September 2022  |  09:54 WIB
Berburu Oleh-Oleh Khas Pantura Jateng di Rest Area Banjaratma
Toko oleh-oleh Lancar Jaya 2 di KM 260 B Banjaratma - Bisnis / Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, BREBES - Melewati wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, atau Pemalang memang akan lebih berkesan jika membeli oleh-oleh khasnya. Bagi para pelancong yang hanya melintas tol saja, sambil istirahat di rest area pun Anda bisa mendapatkan oleh-oleh secara lengkap.

Tepatnya di rest area KM 260 B Banjaratma yang menawarkan nuansa unik nan klasik bekas pabrik gula itu, sekitar 100-an penjual oleh-oleh berjualan. Terdapat oleh-oleh seperti telur asin, ikan bandeng, kerupuk telur asin, bawang merah, abon ikan, poci tegal, tahu aci, tahu pletok, dan masih banyak lagi.

Ada pula oleh-oleh kerajinan seperti perkakas alat-alat dapur, ukiran kayu, perangkat teh poci, hingga penjual batik.

Pengelola toko oleh-oleh Lancar Jaya 2 di rest area Banjaratma Dony mengatakan, tokonya selalu ramai didatangi pembeli yang beristirahat di rest area Banjaratma. Rata-rata pada hari biasa, pembeli di toko Lancar Jaya 2 bisa mencapai 200-an orang. 

"Pada akhir pekan lebih banyak lagi, bisa mencapai ribuan," ujar Tony kepada tim Jelajah BUMN untuk Indonesia pada Selasa (20/9/2022).

Ramainya pengunjung di toko oleh-oleh ini memang ditunjang daya tarik rest area yang ikonik. Rest area yang Instagramable ini berada di ruas jalan tol Pemalang - Pejagan arah Jakarta. 

Bangunan di sini didominasi material bata merah tanpa plesteran sehingga menyuguhkan kesan retro. Rest area ini juga mempunyai keunikan tersendiri karena mempunyai nilai sejarah. 

Rest area Banjaratma dibangun di atas lahan eks komplek pabrik gula jaman 'onderneming'. Pabrik Gula Banjaratma dibangun pada tahun 1908 oleh N.V. Cultuurmaatschappij, sebuah perusahaan perkebunan berpusat di Amsterdam, Belanda. 

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 10,5 hektar ini, terpaksa harus gulung tikar pada 1997 akibat tingginya biaya operasional. Tak berapa lama bangunan itu ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

Rest Area KM 260 Banjaratma dikelola oleh PT PP Sinergi Banjaratma yang merupakan perusahaan afiliasi yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT PP, PT PP Properti Tbk, dan perusahaan BUMN lainnya.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan, rest area ini memiliki pengelolaan yang saat ini dinilai sangat baik, sehingga lokasi tersebut menjadi role model bagi penyedia infrastruktur publik dalam memberikan ruang promosi kepada UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oleh-oleh jalur pantura kuliner
Editor : Wahyu Arifin
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top