Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengintip Keindahan Danau Kolsay di Tenggara Kazakhstan

Salah satu destinasi wisata yang jangan Anda lewatkan ketika berkunjung ke Kazakhstan adalah danau Kolsay, yang berjarak 320 km dari Almaty.
Hendri T. Asworo
Hendri T. Asworo - Bisnis.com 12 September 2022  |  10:31 WIB
Mengintip Keindahan Danau Kolsay di Tenggara Kazakhstan
Danau Kolsay, salah satu tempat terindah di Kazakhstan yang dianggap sebagai mutiara Tien-Shan Utara dan terletak di 320 km dari Almaty, kota terbesar di Kazakhstan - Bisnis/Hendri Asworo
Bagikan

Bisnis.com, ALMATY - Untaian pegunungan mengiringi perjalanan menuju Kolsay Lake, disertai gemericik air sungai yang mengalir di sepanjang jalan. Teriknya matahari tidak terasa, tersapu angin sepoi khas ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut.

Danau Kolsay adalah salah satu tempat terindah di Kazakhstan. Danau ini dianggap sebagai mutiara Tien-Shan Utara yang terletak di 320 km dari Almaty, kota terbesar di Kazakhstan. Perjalanan darat ditempuh sekitar 4-5 jam.

Sebenarnya ada tiga ‘pecahan mutiara’ berwarna biru kehijauan di sini, yakni pada ketinggian 1.800, 2.250, dan 2.700 meter di atas permukaan laut. Tiga serangkai danau pegunungan tinggi seolah-olah seutas benang yang diuntai dengan mutiara menghiasi Tien Shan utara.

Ketiganya dialiri Sungai Kolsay yang berasal dari punggungan Kungey-Alatau. Air mengalir secara bergantian menjadi tiga danau, Top, Mynzholki, dan Lower.

Bisnis berkesempatan mengunjungi Danau Kolsay terbawah atas undangan Badan Pariwisata Kazakhstan (Kazakhstan Tourism Board). Air di danau segar, dingin, dan mengandung natrium sulfat.

Menurut Lucy Smith, pemandu perjalanan wisata, selama periode musim panas suhu air sekitar 10 derajat. Pada musim dingin bisa minus dan kawasan tersebut diselimuti salju. Musim dingin berdasarkan kalender datang sebentar lagi.

Lucy Smith pemandu wisata/Bisnis-Hendri Asworo

Cuaca dingin mulai terasa di siang hari. Pada malam hari, saat menginap di Hotel Kolsay Grand di desa terakhir, Saty Village, berjarak sekitar 30 menit dari danau, suhu udara terasa menusuk tulang.

Namun, nuansa terasa damai dan waktu seolah terhenti dari hiruk pikuk dunia, karena tidak ada jaringan seluler di kawasan ini. Kecuali di hotel yang dipasangi wifi langsung ke satelit. Itu pun sangat terbatas. Bila banyak yang memakai wifi, jaringan menjadi lemah. Tarif hotel ini kurang dari Rp1 juta.

SUASANA DI KOLSAY

Kembali ke Danau Kolsay, kawasan ini masih terlihat sepi. Hanya ada satu restoran besar yang menghadap ke arah danau. Tempat yang bagus untuk mengambil foto pemandangan danau dari tempat ini.

Namun, jangan lupa untuk membeli secangkir kopi agar diizinkan bersantai dan berfoto di tempat ini. Harga kopi cukup murah, masih mahal di café-café Jakarta. Sekitar Rp20.000 untuk Americano. 

Suasana di cafe dekat Kolsay/Bisnis-Hendri Asworo

Selesai berfoto di café, pengunjung bisa menaiki perahu untuk berkeliling di sekitar danau. Perahu dikemudikan sendiri. Ada yang model dikayuh seperti sepeda, atau mendayung. Kapasitas antara 4-6 orang.

Tarif per orang sekitar 1.000 tenge. Setara dengan Rp32.000 per orang dengan kurs Rp32 per tenge. Cukup murah bukan?
Danau Kolsay sangat dalam. Tempat terdalam di Lower adalah 80 meter. Kendati masih musim panas, air danau tersebut sangat dingin. Musim panas di sini berlangsung dari April hingga akhir September.

Berperahu di danau Kolsay/Bisnis-Hendri Asworo

Sekitar Danau Kolsay sangat baik untuk berkemah, trekking, berkuda, dan sepeda gunung. Di danau pertama, yang terletak di ketinggian 1.818 meter, memiliki panjang 1 km, dan lebar sekitar 300 meter.

Apabila lelah berjalan seusai berkeliling naik perahu, pengunjung bisa naik kuda, karena arah kembali menuju parkir kendaraan sangat menanjak. Tarif untuk naik kuda sekitar 3.000 tenge. Harga ini katanya masih dapat ditawar.

VEGETASI KOLSAY

Vegetasi di Kolsay pada ketinggian 1.800 meter tertutup padang rumput yang tinggi. Hutan cemara Tan-Shan terlihat dari kejauhan. Pohon bulu Tan-Shan katanya mencapai tinggi 40-50 meter dan diameter hingga 2 meter.

Penghuni karakteristik dari kawasan ini adalah beruang, serigala, lynx, kelinci, kambing Siberia, macan tutul salju, babi hutan, hingga musang.

vegatasi di Kolsay/Bisnis-Hendri Asworo

Di tepi danau, ada rumah tamu kecil, yang siap menerima pengunjung bila ingin beristirahat di tepi danau. Dari jendela penginapan dapat menikmati pemandangan danau yang biru kehijauan, dan pada malam hari dapat menyalakan api unggun untuk menghangatkan tubuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kazakhstan danau destinasi wisata wisata Pariwisata wisatawan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top