Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sajikan 520 Makanan dengan Bahan Dasar Sagu, Maluku Raih Rekor Muri

Rekor Muri diraih Maluku karena menyajikan sebanyak 520 jenis olahan masakan dari bahan dasar sagu yang meliputi makanan besar, kue basah, kue kering,.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 21 Agustus 2022  |  11:43 WIB
Sajikan 520 Makanan dengan Bahan Dasar Sagu, Maluku Raih Rekor Muri
Sagu, sumber pangan dan energi. - Ilustrasi/Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pada rangkaian peringatan HUT ke-77 Indonesia, Maluku memecahkan rekor Muri dalam menyajikan 520 jenis ilahan masakan dari bahan dasar sagu yang meliputi makanan besar, kue basah, kue kering, mie, hingga puding.

Gubernur Maluku Murad Ismail menyampaikan bahwa rekor muri ini menjadi momentum penting guna menyatakan kemerdekaan dan kedaulatan pangan di Maluku.

"Kami orang Maluku bangga memiliki sagu sebagai pangan lokal sumber karbohidrat yang lezat dan sehat. Sagu bukan hanya pangan kita, tapi juga identitas budaya yang keberadaannya patut kita jaga dan lestarikan," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (20/8/2022).

Penghargaan rekor Muri untuk Sajian Makanan Olahan Terbanyak dari Bahan Sagu diterima oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad Ismail sebagai inisiator kegiatan tersebut. Rekor Muri yang diselenggarakan dalam rangkaian Peringatan HUT ke-77 Provinsi Maluku ini menyajikan sebanyak 520 jenis olahan masakan dari bahan dasar sagu yang meliputi makanan besar, kue basah, kue kering, mie, puding, minuman dan lain-lain, baik yang

Beragam makanan yang warga Maluku sajikan bukan hanya makanan tradisional, teteapi dikembangkan menjadi makanan kekinian, seperti puding, dan berpeluang menjadi salah satu sumber ekonomi rumah tangga guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga maupun masyarakat.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi yang menghadiri pemecahan rekor tersebut terus mendukung upaya pengembangan keanekaragaman pangan terutama yang bersumber dari pangan lokal. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi pengembangan makanan olahan sagu yang dilakukan pemerintah provinsi Maluku melalui acara ini. Dia berharap langkah tersebut dapat ditiru provinsi lain melalui pengembangan pangan lokal di daerahnya masing-masing.

Lebih lanjut, Adi menekankan bahwa pati sagu dalam setiap 100 gram memiliki kandungan energi sebesar 350 kalori, hampir setara dengan kalori dari gandum, yakni 364 kalori.

Menurut Arief, pihaknya mendukung sepenuhnya pengembangan sagu oleh Pemprov Maluku. Pengembangan sagu menjadi bahan dasar berbagai penganan seperti kue, roti, dan mie memperkuat pontensi substitusi terhadap komoditas impor seperti gandum.

"Apabila kolaborasi triple helix antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha konsisten secara hand to hand mengembangkan sagu sebagai pengganti gandum, besar peluang kita mengurangi ketergantungan terhadap gandum," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sagu Hutan Sagu kult sagu pengolahan sagu basah muri rekor muri maluku
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top