Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Danau Tolire: Legenda Buaya Tak Kasat Mata dan Suguhan Panorama Memanjakan Mata

Danau Tolire menjadi rumah bagi berbagai spesies burung dan ikan, karena merupakan danau air tawar dengan banyaknya buaya.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 05 Agustus 2022  |  19:08 WIB
Danau Tolire: Legenda Buaya Tak Kasat Mata dan Suguhan Panorama Memanjakan Mata
Danau Tolire - ksmtour

Bisnis.com, JAKARTA - Maluku, sebuah provinsi di bagian timur Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau besar dan kecil.

Provinsi yang bagian timurnya berdekatan dengan Pulau Papua dan bagian selatannya berdekatan dengan Nusa Tenggara Timur ini menyuguhkan banyak panorama alam yang menyegarkan mata. Salah satunya, Danau Tolire.

Danau ini terletak di kaki Gunung Gamalama yang merupakan gunung berapi tertinggi di Maluku, tepatnya di Pulau Ternate. Danau ini bisa menjadi pilihan destinasi wisata bersama keluarga ataupun bersantai menikmati momen honeymoon bersama pasangan.

Untuk menjangkau Danau Tolire, bisa dengan pesawat dengan tujuan Bandara Babullah Ternate dengan penerbangan asal dari Jakarta, Manado dan juga Makassar. Dari sini, tidak perlu berlama-lama lagi, karena jarak Danau Tolire hanya sekitar 10 KM dari kota, yang bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan sewaan.

Dilansir dari indonesia.travel, Danau Tolire menjadi rumah bagi berbagai spesies burung dan ikan, karena merupakan danau air tawar. Namun, masyarakat sekitar percaya, di dalam Danau Tolire terdapat buaya yang tidak terlihat, jadi danau ini tidak dijadikan tempat berenang ataupun memancing.

Uniknya, danau ini terdiri dari dua danau yang tepisah sekitar 200 meter. Tolire Lamo atau Danau Tolire Besar dan Tolirelci atau Tolire Kecil. Selain itu, warna air danau ini bisa berubah-ubah seiring dengan bergantinya musim. Pada musim panas, biasanya air di danau ini berwarna biru cerah, dan berubah menjadi hijau tua atau coklat selama musim penghujan tiba.

Letak danau yang berada sekitar 50 meter di bibir kawah membuat wisatawan banyak menghabiskan waktu berjalan-jalan santai menikmati suguhan panorama alam yang menakjubkan di sekitar danau. Masyarakat sekitar juga percaya, danau ini terhubung langsung dengan Laut Ternate.

Tak ubahnya seperti banyak danau vulkanik di Indonesia, Danau Tolire juga menyimpan banyak legenda. Salah satu legenda yang terkenal adalah cerita tentang seorang ayah yang menghamili putrinya sendiri dan berakhir dikutuk oleh para dewa yang marah. Itulah mengapa danau ini terbagi menjadi dua, karena kutukan para dewa membuat sang ayah berubah menjadi Danau Tolire Besar dan sang putri menjadi Danau Tolire Kecil.

Sebagian masyarakat juga mempercayai adanya penjaga Danau Tolire yang kasat mata, berupa buaya besar dengan ukuran belasan meter, juga buaya putih yang sesekali muncul ke permukaan dan memiliki ukuran lebih besar. Kepercayaan masyarakat yang lain justru mendatang rezeki, di sekitar danau ada penjual yang menjajakan batu dengan harga seribu rupiah per lima batu.

Batu-batu ini banyak dibeli pengunjung, karena ada kepercayaan yang menyebutkan, seberapa keraspun seseorang melempar batu ke dalam Danau Tolire, batu-batu itu tidak akan menyentuh air. Bagaimana, tertarik mencoba melempar batu? Mencoba peruntungan melempar batu dan melihat apakah batu dapat sampai ke permukaan sebelum dilahap habis oleh penghuni tak kasat mata, tidak ada salahnya bukan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

danau maluku buaya legendaris
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top