Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Memanggang Daging Tanpa Khawatir Risiko Terkena Kanker

Berikut tips agar memanggang daging tidak memicu risiko terkena sakit kanker dilansir dari Eat This
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 31 Juli 2022  |  15:49 WIB
Tips Memanggang Daging Tanpa Khawatir Risiko Terkena Kanker
daging panggang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Anda mungkin sudah tahu kemungkinan risiko kanker yang terkait dengan makanan atau daging yang dipanggang di atas kompor api.

Ketika memanggang daging, ada beberapa mekanisme yang berperan yang dapat meningkatkan produksi karsinogen, yang merupakan senyawa penyebab kanker.

Creatine yang secara alami terdapat dalam daging berubah menjadi senyawa karsinogenik yang mengkhawatirkan saat terkena panas tinggi. Kemudian, ketika lemak menetes dari daging dan bersentuhan dengan nyala api, senyawa karsinogenik terbentuk dan naik untuk menempel pada daging.

Kedua senyawa ini kemungkinan ada dalam daging yang telah dipanggang dengan api besar di atas api terbuka untuk waktu yang lama. Inilah yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi produksi senyawa penyebab kanker dalam daging panggang Anda. 

Berikut tips agar memanggang daging tidak memicu risiko terkena sakit kanker dilansir dari Eat This:

1. Makan lebih banyak antioksidan

Ada begitu banyak cara untuk meningkatkan antioksidan saat makan. Senyawa ini melindungi sel-sel dalam tubuh Anda dari karsinogen, dan bahkan dapat mengurangi produksi senyawa penyebab kanker saat memanggang. Salah satu cara untuk memperkenalkan antioksidan pada pemanggangan Anda adalah dengan mengasinkan daging Anda setidaknya selama 20 menit sebelum dimasak.

Bumbu perendam jus jeruk, bumbu, dan minyak zaitun buatan sendiri adalah solusi sederhana, dan jika Anda lebih suka dengan pilihan botol, cari yang rendah gula dan garam. Anda juga dapat menambahkan antioksidan ke makanan Anda dengan makan lebih banyak buah, sayuran, dan lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

2. Kurangi waktu memanggang

Semakin lama daging Anda terkena panas tinggi, semakin tinggi jumlah senyawa karsinogenik yang akan terbentuk. Ada beberapa cara untuk mengurangi jumlah waktu daging Anda di panggangan.

Anda bisa memasak daging dalam potongan-potongan kecil, seperti kabobs, yang membutuhkan lebih sedikit waktu total di atas api. Anda juga dapat memasak sebagian daging Anda di dalam oven atau di atas kompor sebelum menyelesaikannya di atas panggangan. Selain itu, membungkus daging Anda dengan kertas timah akan mengurangi jumlah lemak yang menetes ke dalam api dan juga akan mempercepat waktu memasak.

3. Daging nabati

Dengan banyaknya burger, sosis, dan roti nabati yang tersedia di pasaran, ada banyak cara untuk menukar daging panggang tradisional Anda dengan protein nabati. Karena pilihan vegan ini tidak mengandung protein hewani dan seringkali lebih sedikit lemak daripada protein hewani, kemungkinan besar akan ada lebih sedikit karsinogen yang dihasilkan dalam proses pemanggangan.

Sementara beberapa produk dimaksudkan untuk meniru daging hewan dengan sangat dekat, yang lain akan memiliki rasa dan tekstur yang unik. Pilihlah dan ketahuilah bahwa menggunakan opsi nabati ini kemungkinan akan menyebabkan lebih sedikit karsinogen yang dikonsumsi dan akan memberikan nutrisi tambahan, seperti serat, yang tidak ditemukan dalam daging.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging sapi kanker penyakit tidak menular
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top