Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengintip Tempat Tidur Rahasia Pilot di Pesawat Saat Penerbangan Panjang

Maskapai penerbangan seperti Singapore Airlines dan Qantas yang berbasis di Australia mengoperasikan penerbangan terpanjang di dunia,  hingga 19 jam nonstop.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Juli 2022  |  08:14 WIB
Mengintip Tempat Tidur Rahasia Pilot di Pesawat Saat Penerbangan Panjang
Tempat tidur rahasia pilot dalam pesawat - SFGate

Bisnis.com, JAKARTA - Regulator penerbangan dunia mengatur jumlah tidur yang harus diperoleh awak pesawat saat penerbangan panjang dan jumlah jam maksimum yang dapat mereka ambil perharinya.

Hal ini karena banyak penerbangan yang bisa memakan waktu hingga belasan jam, dan jika pilot tidak istriahat bisa berbahaya.

Maskapai penerbangan seperti Singapore Airlines dan Qantas yang berbasis di Australia mengoperasikan penerbangan terpanjang di dunia,  hingga 19 jam nonstop.

Singapore Airlines baru saja meluncurkan kembali penerbangan terpanjang kedua di dunia yang menghubungkan negara itu ke NYC.

Rute terpanjang Qatar Airway adalah Doha ke Auckland non-stop, yang biasanya memakan waktu sekitar 16 jam 30 menit.

Untuk memastikan bahwa kru merasa nyaman dan memiliki tempat untuk beristirahat dengan benar dalam privasi dalam perjalanan jarak jauh, pembuat pesawat, termasuk Boeing dan Airbus, melengkapi jet berbadan lebar dengan kompartemen tidur.

Melansir Bussiness Insider, ini tempat dimana pilot tidur saat melakukan penerbangan panjang.

Menurut pilot, kabin diakses melalui tangga kecil di dapur awak di belakang kokpit, yang dibatasi hanya untuk kru dan dikunci untuk penumpang selama penerbangan demi keamanan.

Tempat itu dilarang digunakan saat lepas landas dan mendarat untuk alasan keamanan, tetapi juga karena semua pilot diharuskan berada di kokpit selama fase kritis penerbangan tersebut.

Sebaliknya kru yang beristirahat duduk di dua kursi lipat di belakang kokpit.

Kompartemen Boeing 787 memiliki dua ranjang, masing-masing dengan tirai pribadi untuk privasi. Kompartemennya berbeda pada model pesawat lainnya. 777 misalnya memiliki kursi.

Ada juga lampu baca, tempat minuman, dan area pilot untuk menyimpan barang-barang pribadinya. Namun, pilot tidak diperbolehkan menyimpan minuman selama lepas landas dan mendarat.

Dalam keadaan darurat, setiap ranjang memiliki telepon yang memungkinkan pilot berbicara langsung ke kokpit. Sabuk pengaman juga melindungi siapa pun yang tertidur karena turbulensi.

Jika pilot tidak ingin berbaring, ada kursi untuk bersantai, yang dilengkapi dengan telepon darurat. Waktu istirahat dibagi rata antara dua awak selama penerbangan.

Selama penerbangan itu, masing-masing dari dua awak biasanya akan menghabiskan tujuh jam istirahat dan tujuh jam bertugas di kabin, dengan tambahan setengah jam total dihabiskan di dek penerbangan selama lepas landas dan mendarat, kata pilot.

Bukan hanya pilot yang perlu istirahat, pramugari memiliki kabin tidur khusus mereka sendiri yang terletak di bagian belakang, atau belakang, pesawat.

Namun, beberapa maskapai tidak memiliki ruang terpisah untuk pramugari, melainkan deretan kursi yang dapat direbahkan, seperti pada Boeing 767 milik United. Kursi dapat ditutup menggunakan tirai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilot pesawat tidur maskapai penerbangan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top