Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fakta-fakta Unik Soal Iceberg yang Bahayakan Banyak Kapal

Berikut rangkuman bisnis.com terkait sejumlah fakta menarik soal gunung es. Simak ulasannya.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  16:37 WIB
Fakta-fakta Unik Soal Iceberg yang Bahayakan Banyak Kapal
Bagian yang terlihat di atas permukaan hanya satu per sepuluh bagian dari seluruh massa gunung es yang mengambang. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kerap dikenal sebagai salah satu fenomena alam yang membahayakan, tak mengherankan apabila sedari dulu iceberg adalah objek yang selalu menarik perhatian manusia.

Iceberg atau sering disebut gunung es adalah suatu bongkahan besar es air tawar yang telah terpecah dari gletser atau ice shelf dan mengambang di perairan terbuka.

Diketahui hanya 10 persen dari gunung es yang biasanya terlihat. Sementara 90 persen lainnya terendam air. Ketinggian gunung es bervariasi antara 3,3 hingga 7,6 m di atas permukaan laut dan suhu di sekitarnya mencapai negatif 20 derajat celcius.

Melansir dari National Snow & Ice Data Center pada Kamis (14/7/2022) biasanya, tempat-tempat seperti Atlantik Utara hingga perairan dingin di sekitar Antartika mengalami suhu yang sangat rendah sepanjang tahun. Adanya penumpukan salju tersebut, membuat bagian-bagiannya terlepas dari tepinya dan hanyut ke laut membentuk gunung es.

Terlepas dari kenyataan bahwa gunung es dapat menimbulkan bahaya serius bagi kapal, berikut rangkuman bisnis.com terkait sejumlah fakta menarik soal gunung es. Simak ulasannya.

1. Bahaya yang ditimbulkan

Ilmuwan memandang studi tentang gunung es sebagai fenomena penting bagi kapal laut. Karena sebagian besar massa gunung es terendam air, hal ini menjadi tantangan bagi kapal laut, terutama pada malam hari ketika awak kapal cenderung merusak ukuran gunung es dengan melihat ujungnya. Es di bawah air berbahaya bagi kapal. Es yang tajam dan tersembunyi dapat dengan mudah membuat lubang di dasar kapal.

Sejak tenggelamnya Titanic pada tahun 1912, AS bersama dua belas negara lainnya membentuk Satuan Patroli Es Internasional yang menggunakan pesawat terbang dan radar untuk melacak gunung es yang mengapung di sepanjang jalur pelayaran utama. Unit tersebut memperingatkan kapal yang melintasi Atlantik Utara dan perairan Antartika akan keberadaan gunung es di rute mereka.

2. Iceberg penting bagi para ilmuwan untuk mengidentifikasi pengaruh perubahan iklim

Meskipun berbahaya, iceberg ternyata juga berfungsi sebagai alat penting bagi para ilmuwan, di mana mereka menggunakan iceberg untuk mempelajari proses iklim dan laut, utamanya mendukung kehidupan laut di Kawasan Kutub.

Dikutip dari NSDIC, terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim menyebabkan kepunahan dari beruang kutub, sebab mencairnya gunung es, memaksa hewan tersebut untuk berenang lebih jauh ke laut untuk mencari tempat berburu hingga bisa mengakibatkan mereka tenggelam dan berkurangnya jumlah beruang.

Selain itu, ditemukan fakta bahwa naiknya permukaan laut, disebabkan karena air tawar dari gunung es yang mencair tidak mengandung air laut yang asin

3. Warna iceberg yang identik sangat biru

Iceberg ini berwarna biru, karena terdapat ikatan kimia antara oksigen dan hidrogen dalam air. Namun, hal ini berbeda dengan fenomena langit biru yang diakibatkan oleh hamburan Raleigh.

4. Iceberg tidak asin dan aman dikonsumsi

Gunung es tidak punya rasa asin, mengingat gunung es terbentuk dari salju dan air tawar bukan dari air laut. Dan iceberg sangat aman untuk dikonsumsi

5. Kekuatan iceberg mampu menghancurkan kapal apapun

Mengutip dari Ice Berg Finder, disebutkan bahwa gunung es punya kekuatan yang sangat hebat. Sebuah kapal seperti Titanic yang bertabrakan dengan gunung es hampir pasti berarti bencana karena pasti terjadi momentum yang sangat besar yang terlibat dan wilayah kontak yang berpotensi besar. Es benar-benar dapat menghasilkan ratusan ton kekuatan hingga bisa menyebabkannya ‘body’ kapal bisa melengkung, penyok, remuk, dan bahkan robek.

6. Iceberg cenderung tidak stabil

Gunung es seringkali sangat tidak stabil. Bentuk acak yang dikombinasikan dengan berbagai tingkat leleh dan pecah berarti mereka dapat terbalik atau berguling secara tiba-tiba. Umumnya, gunung es yang paling stabil berbentuk tabular, sedangkan gunung es berbentuk kubah dan baji dapat berguling sepenuhnya dalam hitungan detik tanpa alasan yang jelas.

7. Berat iceberg bisa mencapai 10 juta ton

Gunung es dapat sangat bervariasi dalam ukuran, mulai dari yang sangat besar – lebih besar dari 10 juta ton dan panjang ratusan meter – hingga gunung es besar, sedang, dan kecil. Yang terkecil disebut "bergy bits", yang berukuran sebesar rumah kecil, dan "growlers", yang berukuran sebesar grand piano.

Potongan-potongan yang lebih kecil ini berbahaya bagi kapal karena radar mungkin tidak menangkapnya saat mereka naik turun di antara gelombang. Menurut Ice Berg Finders, rata-rata berat gunung es di area Grand Banks adalah 100.000-200.000 ton – kira-kira seukuran bangunan kubik 15 lantai.

8. Puluhan ribu iceberg dihasilkan tiap tahunnya

Setiap tahun sekitar 40.000 gunung es berukuran sedang hingga besar pecah, atau beranak dari gletser Greenland. Hanya sekitar 400-800 yang sampai sejauh selatan St. John's, tetapi angka-angka ini dapat sangat bervariasi dari tahun ke tahun.

Peluang untuk melihat gunung es di area tertentu bergantung pada jumlah gunung es, arah angin, arus dan suhu laut, jumlah es laut, atau bongkahan es. Es laut melindungi gunung es dari hempasan ombak dan membantunya bertahan lebih lama.

Jadi, mungkin saja Anda menemukan area di mana Anda tidak dapat melihatnya, tetapi 100 kilometer di atas pantai mungkin ada lusinan, jadi bersiaplah untuk berkeliling.

9. Iceberg terbesar ada di belahan bumi utara

Di belahan bumi utara, gunung es terbesar yang pernah tercatat ditemukan pada tahun 1882 di dekat Pulau Baffin. Panjangnya 13 km, lebar 6 km, dan berada sekitar 20 m di atas air. Beratnya lebih dari 9 miliar ton – cukup bagi semua orang di dunia untuk minum satu liter air sehari selama lebih dari 4 tahun.

Gunung es dari Antartika bisa berkali-kali lebih besar. Pada tahun 1987 sebuah gunung es, dengan luas 6.350 km persegi, terbentuk dari Lapisan Es Ross. Beratnya sekitar 1,4 triliun ton dan bisa memberi semua orang di dunia 240 ton air minum murni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung badai salju air dingin
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top