Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Desa Wisata Bakal Jadi Tren Pariwisata

Kunjungan di Desa-desa Wisata naik sebesar 30 persen pada masa pandemi di saat sektor pariwisata lainnya mengalami kontraksi.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 25 Juni 2022  |  12:42 WIB
Desa Wisata Bakal Jadi Tren Pariwisata
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Desa Wisata diperkirakan akan makin diminati oleh para wisatawan. Hal ini seiring dengan perubahan trend preferensi segmentasi pasar wisatawan pasca Pandemi Covid-19 dengan berorientasi pada daya tarik wisata yang lebih personalize, customize, localize, dan smaller in size.

Kemenparekraf bahkan melihat adanya kenaikan kunjungan di Desa-desa Wisata selama sebesar 30 persen pada masa pandemi di saat sektor pariwisata lainnya mengalami kontraksi.

"Desa wisata ini bakal menjadi pandemi  winner dari sektor pariwisata," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Dia mengatakan untuk mengembangkan program Desa Wisata, perlu adanya dukungan dari berbagai aspek salah satunya adalah akomodasi lokal atau homestay.

Tempat tinggal sementara ini memegang peranan penting dalam memberikan pengalaman baik dan menyenangkan kepada wisatawan. Faktor kebersihan dan kenyamanan pun menjadi sebuah prioritas yang harus disediakan oleh pemilik homestay yang didominasi oleh penduduk lokal.

"Peran serta semua pihak diperlukan termasuk masyarakat di daerah setempat termasuk pihak swasta untuk mendukung pengembangan desa wisata," jelasnya.

Henky Hotma Parlindungan Manurung, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf mengatakan faktor kebersihan dan kenyamanan dengan penyediaan fasilitas penunjang nantinya dapat menjadi standar baru, sehingga homestay jadi lebih bersih dan nyaman.

"Harapannya, peminat homestay makin bertambah sehingga desa wisatanya berkembang dan tentu saja akan diikuti oleh potensi peningkatan pendapatan ekonomi bagi penduduk lokal pemilik homestay serta masyarakat luas di Desa Wisata tersebut," jelasnya.

Jeniagusliono S. S, Vice President Director PT Kao Indonesia mengatakan keberadaan homestay yang bersih dan nyaman sangat diperlukan untuk mendukung potensi pengembangan Desa Wisata yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah dengan menyediakan fasilitas penunjang (amenities) untuk homestay yang berada di Desa Wisata sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan menginap di homestay dan mengembangkan potensi Desa Wisata sebagai destinasi tujuan utama wisata dalam negeri," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pariwisata kemenparekraf
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top