Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 6 Negara yang Paling Banyak Tolak Pengajuan Visa Schengen

Statistik Visa Schengen yang baru diterbitkan menunjukkan bahwa pada tahun 2021, keempat negara ini memiliki tingkat penolakan tertinggi dari aplikasi visa yang diajukan oleh pelancong dari negara ketiga yang ingin mengunjungi wilayah mereka.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  14:42 WIB
Ini 6 Negara yang Paling Banyak Tolak Pengajuan Visa Schengen
6 Negara yang Paling Banyak Tolak Pengajuan Visa Schengen

Bisnis.com, JAKARTA - Denmark, Prancis, Norwegia, dan Swedia adalah empat negara yang paling banyak menolak pengajuan visa schengen dari turis yang ingin datang ke negaranya pada tahun 2021, dibandingkan dengan negara-negara Area Schengen lainnya.

Statistik Visa Schengen yang baru diterbitkan menunjukkan bahwa pada tahun 2021, keempat negara ini memiliki tingkat penolakan tertinggi dari aplikasi visa yang diajukan oleh pelancong dari negara ketiga yang ingin mengunjungi wilayah mereka.

Swedia memimpin dengan menolak 30,6 persen dari 22.260 aplikasi visa yang diterima.

Berikut daftar negara-negara Schengen lainnya yang menolak pengajuan visa ke negaranya dilansir dari schengenvisainfo.com:

  1. Swedia menolak 30,6 persen dari 22.260 aplikasi visa yang diterima.
  2. Norwegia menolak 26,2 persen dari 9.895 aplikasi yang mereka terima
  3. Prancis menolak 21,1 persen dari 652.331 aplikasi yang mereka terima
  4. Denmark menolak 21,1 persen dari 26.469 aplikasi yang mereka terima
  5. Belgia menolak 20,4 persen dari 50.796 aplikasi yang mereka terima
  6. Malta menolak 16,2 persen dari 4.295 aplikasi yang mereka terima

Tingkat penolakan rata-rata untuk semua negara bagian Schengen pada tahun 2021 adalah 13,4 persen. Jumlah total aplikasi visa yang diajukan pada tahun yang sama adalah 2.926.104, atau 82,7 persen lebih sedikit aplikasi visa dibandingkan tahun 2019.

Pada 2019, sebelum pecahnya pandemi Coronavirus, ketika kedutaan, konsulat, dan pusat visa di Area Schengen berfungsi normal, menerima dan memproses visa, tingkat penolakan mencapai 9,9 persen.

Pada tahun yang sama, negara-negara dengan tingkat penolakan tertinggi adalah Portugal (20,3 persen), Malta (19,6 persen), Belgia (18,8 persen), Prancis (16 persen) dan Belanda (13,1 persen).

Pada tahun 2021, negara-negara dengan tingkat penolakan terendah adalah Luksemburg (1,2 persen), Slovakia (2,7 persen), Lithuania (2,8 persen), Republik Ceko (3,3 persen), dan Latvia (3,5 persen). persen).

Mengenai jumlah aplikasi yang ditolak tertinggi pada tahun 2021, daftar itu diungguli oleh Prancis, yang menolak 128.672 aplikasi, diikuti oleh Spanyol dengan 69.863, dan Jerman dengan 53.987. Ketiganya juga merupakan negara dengan jumlah permohonan visa tertinggi yang diterima pada tahun yang sama, sebagai berikut:

  1. Prancis – 652,331
  2. Spanyol – 483,469
  3. Jerman – 346.284
  4. Yunani – 295.634
  5. Italia – 212.806

Mengenai negara-negara ketiga dengan tingkat penolakan tertinggi, daftar teratas adalah Guinea-Bissau, dengan 53 persen aplikasi untuk visa Schengen yang diajukan oleh warganya ditolak. Warga negara Senegal terdaftar kedua dengan 52,2 persen aplikasi visa mereka ditolak, dan Nigeria ketiga dengan 51 persen aplikasi mereka ditolak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata traveling visa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top