Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuwait Cetak Rekor Suhu Tertinggi di Bumi

Kuwait dan sebagian Irak selatan, selain Arab Saudi bagian timur dan timur laut, saat ini dipengaruhi oleh massa udara yang sangat panas, yang dampaknya diperkirakan akan berlanjut sepanjang minggu ini, disertai suhu melebihi 50 ° C.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Juni 2022  |  08:06 WIB
Kuwait Cetak Rekor Suhu Tertinggi di Bumi
Suhu panas

Bisnis.com, JAKARTA z Kota Kuwait Al Jahra telah mencatat suhu tertinggi di bumi pada 50 derajat Celcius.

Menurut indeks suhu global, Al Jahra mencatat suhu tertinggi di bumi pada hari Minggu diikuti oleh kota Al Wafra dengan suhu 49,7 °C.

Kuwait dan sebagian Irak selatan, selain Arab Saudi bagian timur dan timur laut, saat ini dipengaruhi oleh massa udara yang sangat panas, yang dampaknya diperkirakan akan berlanjut sepanjang minggu ini, disertai suhu melebihi 50 ° C.

Tahun lalu pada 25 Juni, kota Nawasib di Kuwait mencatat 53,2 derajat Celcius, suhu tertinggi di dunia sejak saat itu. Sementara itu, Ahvas dan Al Amidiyah di Iran masing-masing mencapai 50,1 derajat Celcius, dan Jahra di Kuwait 49,7 derajat Celcius.

Musim panas Kuwait ditandai dengan tidak adanya hujan, panas tinggi dan angin kencang, yaitu 'Al Bawareh' yang mulai bertiup akhir Mei dengan 'Al Bareh Al Sagheer' (kecil) dan berlanjut hingga pertengahan Juli dengan 'Al Bareh Al Kabir ( grand)' yang memicu badai debu, di tengah angin barat laut yang sangat panas.

Panas yang tinggi disebabkan oleh pergerakan angin tekanan rendah India menuju Pegunungan Zagros, di mana angin kehilangan panasnya karena kompresi di elevasi tinggi dengan kecepatan enam derajat per a km.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kenaikan suhu Suhu udara
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top