Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dia 10 Negara yang Pernah Berganti Nama

Berikut 10 Negara yang resmi berganti nama dalam sejarahnya
Robby Fathan
Robby Fathan - Bisnis.com 07 April 2022  |  15:25 WIB
Bendera Myamnar - wikipedia
Bendera Myamnar - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap negara berdaulat di dunia pasti memiliki nama resmi.

Selain sebagai identitas yang melekat, masing-masing nama negara terkandung makna filosofis dan historis yang berbeda, fenomena pergantian nama Negara bukanlah hal aneh yang terjadi.

Dalam catatan sejarah, banyak kota, negara bagian, kota kecil, dan provinsi di seluruh dunia telah mengalami perubahan nama karena berbagai alasan.

Perubahan nama tersebut sering dilakukan karena alasan politik atau nasionalistik. Seperti, menghilangkan jejak pemerintahan kolonial atau mencerminkan ideologi pemerintah yang berkuasa.

Berikut 10 Negara yang resmi berganti nama dalam sejarahnya:

1.  Turki ke Turkiye

Turki sekarang dikenal sebagai Turkiye. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baru-baru ini mengumumkan perubahan nama negara yang diakui secara internasional menjadi Turkiye. Dia menambahkan bahwa keputusan ini, ke depan, akan berdampak pada bagaimana publik dan negara-negara asing menyikapi negara tersebut. Sesuai pernyataannya, istilah 'Turkiye' mewakili dan mengekspresikan budaya, nilai, dan peradaban negara dengan cara terbaik.

2.  Republik Ceko ke Ceko

Pada April 2016, Republik Ceko menjadi Ceko dalam upaya memfasilitasi penamaan negara di acara olahraga, dan sebagai bagian dari upaya pemasaran perusahaan. Langkah ini telah dibahas selama 20 tahun, hingga akhirnya diputuskan untuk mempersingkat nama, dan juga membuat pengucapan lebih mudah di masing-masing dari enam bahasa resmi negara, yaitu, Inggris, Rusia, Prancis, Spanyol, Cina, dan Arab.

3. Swaziland ke Eswatini

Raja Swaziland, Afrika, mengeluarkan pernyataan pada April 2018, yang menyatakan bahwa nama negara akan diubah menjadi Eswatini. Jika laporan akan berlalu, perubahan ini tidak mengejutkan orang-orangnya karena mereka telah menggunakan nama tersebut. Eswatini berarti Tanah Swazis, dan hanya terjemahan dari Swaziland dalam bahasa lokal. Plus, nama lama membingungkan, karena banyak yang mengira itu adalah Swiss.

4. Holland ke Netherland

Pemerintah negara ini memutuskan untuk mengubah nama sebagai langkah pemasaran mulai Januari 2020. Sesuai keputusan tersebut, nama resmi Belanda, bukan Holland, sekarang akan digunakan untuk semua tujuan promosi. Selain itu, ada juga alasan lain untuk perubahan ini, yaitu untuk menampilkan Belanda sebagai negara yang terbuka, inventif, dan inklusif.

5. Republik Makedonia ke Republik Makedonia Utara

Perubahan ini terjadi baru-baru ini ketika pada Februari 2019, Republik Makedonia berubah nama menjadi Republik Makedonia Utara. Jika ada laporan, alasan utama di balik perubahan nama ini adalah untuk menjadi bagian dari NATO dan juga untuk membedakan dirinya dari Yunani, tetangganya, yang juga memiliki wilayah bernama Makedonia.

6. Ceylon ke Sri Lanka

Catatan menyatakan itu adalah nama yang diberikan ke negara ini oleh Portugis ketika mereka menemukannya pada tahun 1505. Kemudian, itu menjadi bagian dari Kerajaan Inggris, dan merdeka pada tahun 1948. Namun, pemerintah pulau itu setelah bertahun-tahun memutuskan untuk pergi. untuk perubahan nama dan semua referensi ke Ceylon telah dihapus dari perusahaan dan badan resmi yang masih menggunakan nama lama pada tahun 2011.

7. Irlandia Free State ke Irlandia

Pada tahun 1922, Negara Bebas Irlandia dibentuk, dengan status Dominion, mengikuti Perjanjian Anglo-Irlandia. Namun, menurut laporan, sebuah konstitusi baru diadopsi pada tahun 1937, di mana ia berganti nama menjadi Irlandia, dan secara efektif menjadi republik, dengan presiden non-eksekutif terpilih.

8. Tanjung Verde ke Republik Tanjung Verde

Pada tahun 2013, pulau ini mendaftarkan namanya ke PBB menggunakan ejaan penuh Portugis, dan menghormati bahasa resmi negaranya. Nama sebelumnya, menurut catatan, adalah hibrida linguistik, yang menggunakan 'cape' sebagai terjemahan bahasa Inggris dari 'cabo', tetapi tetap menggunakan kata Portugis 'verde', yang berarti hijau. Namun tidak mengikuti negara lain dalam konteks ini, Cabo Verde mengubah versinya dan resmi menjadi Republik Cabo Verde.

9. Siam to Thailand

Perkembangan ini tidak terjadi baru-baru ini. Kata Siam berasal dari bahasa Sansekerta, dan berasal dari kata yama, yang berarti coklat atau gelap, yang mengacu pada warna kulit penduduk asli. Jika menurut laporan, nama Siam diubah menjadi Thailand pada tahun 1939 sebelum menjadi Siam sekali lagi antara tahun 1946 dan 1948. Namun, pada tahun 1948, nama itu diubah lagi menjadi Thailand lagi, secara resmi sebagai Kerajaan Thailand, dan telah menggunakan nama ini sejak saat itu.

10. Burma to Myanmar

Pemerintah militer terkemuka negara itu pada tahun 1989 memutuskan untuk mengubah nama negara menjadi Myanmar dari Burma, dalam upaya untuk melindungi cara penulisannya dalam bahasa lokal. Sesuai laporan, tidak semua orang sinkron dengan keputusan tersebut, alasan mengapa beberapa bagian dunia masih bersikeras menyebut negara Asia ini sebagai Burma.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

negara sejarah ganti nama
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top