Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Histori dan Daya Tarik Wisata Pinggir Kali Code Yogyakarta

Kali Code menyimpan sisi historis sebagai sungai purba karena sejak lampau telah dilalui aliran lahar dingin Gunung Merapi, gunung vulkanik teraktif di dunia. Menariknya, kali sepanjang kurang lebih 42 meter ini membelah kota Yogyakarta menjadi dua, yakni bagian barat dan timur sekaligus menjadi ikon Yogyakarta.   
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 Februari 2022  |  16:05 WIB
Wisata Kali Code
Wisata Kali Code

Bisnis.com, JAKARTA - Menikmati sensasi ‘menenangkan’ dari pinggir Kali Code kini menjadi daya tarik tersendiri untuk berwisata di kota Yogyakarta.

Kali Code menyimpan sisi historis sebagai sungai purba karena sejak lampau telah dilalui aliran lahar dingin Gunung Merapi, gunung vulkanik teraktif di dunia. Menariknya, kali sepanjang kurang lebih 42 meter ini membelah kota Yogyakarta menjadi dua, yakni bagian barat dan timur sekaligus menjadi ikon Yogyakarta.   

Mengacu pada suasana pinggir sungai di kota-kota besar seperti di Singapura, Jepang, Malaysia, Thailand yang menjadi ruang publik karena terpelihara dengan baik, membuat Totok Pratopo, Ketua Pamerti Code, Kelompok Pelestarian Code Berbasis Budaya berinisiatif menduplikasi hal tersebut di Kali Code.

Kampung Kali Code 1001 Jetisharjo juga mengembangkan ekowisata “Jelajah Kampung”, di mana para mahasiswa diajarkan mengenai bagaimana mengolah sungai berbasis komunitas, seperti mengetahui persoalan sampah, limbah, dan membatasi sempadan menjadi hunian. Wisatawan juga dapat mencoba trekking sepanjang 3 kilometer dengan rute dari Kewek hingga Kampung Jetisharjo.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Drs. Heroe Poerwadi turut menambahkan bahwa kampung-kampung di bantaran sungai Kali Code dengan kekuataan potensinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. 

“Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan keunikan Kampung 1001 Kali Code Jetisharjo untuk memperoleh manfaat ekonomi. Kami juga membuka pihak Swasta berkolaborasi dalam membangun kampung wisata Jetisharjo agar lebih dikenal publik,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengatakan bahwa Kota Yogyakarta memiliki daya tarik wisata yg beragam berupa wisata budaya, sejarah, pendidikan, kuliner, belanja, dan lain sebagainya, yang tersebar di seluruh wilayah Kota Yogyakarta, termasuk di Kampung wisata.

“Cokrodiningratan merupakan salah satu kampung wisata yang mempunyai lokus mengembangkan wisatanya di pinggir Sungai Code. Harapannya, apabila semakin banyak alternatif daya tarik wisata termasuk kampung kampung wisata yg tertata, bersih dan cantik, akan memperpanjang lama tinggal (lenght of stay) wisatawan di Kota Yogyakarta,” ujar Wahyu.

Nippon Paint melalui serangkaian program CSR Warnai Kehidupan kemudian melakukan pengecatan di kawasan tersebut dengan sebanyak 1.554 liter yang mencakup 12.600 meter persegi atau setara dengan 150 rumah warga.

Topan Wijaksono sebagai Area Sales Manager Nippon Paint Indonesia menjelaskan, “Program ‘White-Blue’ Kali Code 1001 Jetisharjo ini merupakan bagian dari visi CSR Warnai Kehidupan yaitu meningkatkan pertumbuhan di bidang-bidang yang menghadapi tantangan sosial-ekonomi”.

Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan dapat menjadi potensi ekonomi atau mata pencaharian baru warga sebagai pengembang Desa Wisata sekaligus menjadikan Kalicode 1001 Jetisharjo sebagai wisata ikonik budaya Yogyakarta yang tentunya menarik dan instagramable, tambah Topan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sungai revitalisasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top