Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laptop Harus Dikeluarkan Saat Pemeriksaan X-Ray di Bandara, Ini Alasannya

Meskipun gambar X-Ray menunjukkan apa yang ada di dalamnya, ada beberapa bagian laptop yang sulit dilihat oleh X-ray di luar, dan khususnya baterai. Selain padat, baterai bisa menjadi benda yang cukup besar.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  14:24 WIB
Ilustrasi X/ray
Ilustrasi X/ray

Bisnis.com, JAKARTA — Jika Anda pernah naik pesawat, maka Anda tahu bahwa para pengunjung harus meletakkan semua barang-barang pribadi di nampan demi keamanan. Barang tersebut akan melewati pemindaian, sementara Anda sendiri melewati detektor logam alias pemindai seluruh tubuh di bandara.

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana mereka bisa melihat isi tas Anda tanpa membukanya? Mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah mesin X-Ray berbahaya bagi barang elektronik di dalam tas Anda?

X-Ray sendiri adalah jenis radiasi elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang yang pendek dan frekuensi yang tinggi. Sebuah partikel X-Ray memiliki energi yang memungkinkan untuk melakukan perjalanan melalui benda-benda seperti plastik, kulit, dan jaringan, tetapi tidak cukup untuk menembus tulang atau meta.

Penting untuk dicatat bahwa X-Ray adalah bentuk radiasi, mereka tidak radioaktif atau dibuat oleh zat radioaktif. Oleh karena itu, efek sinar-X terbatas pada paparannya, tidak ada residu X-Ray yang tersisa untuk dikhawatirkan.

Menurut salah satu teori populer, laptop cukup padat sehingga ditampilkan sebagai blok padat di layar pemindai sinar-X, dan karena itu dapat digunakan untuk menyembunyikan sesuatu di dalamnya. Jika itu benar, itu akan hadir sebagai benda padat baik di dalam maupun di luar tas jinjing.

Bahkan, baik di dalam maupun di luar tas jinjing biasa, laptop ditampilkan dengan jelas di layar mesin X-Ray sebagai objek semi-transparan dengan baterai, hard drive, pemutar CD, speaker, dan komponen lain yang terlihat dan mudah dikenali. Jadi jika itu masalahnya, mengapa bahkan perlu mengeluarkannya dari tas jinjing Anda?

Alasannya adalah meskipun gambar X-Ray menunjukkan apa yang ada di dalamnya, ada beberapa bagian laptop yang sulit dilihat oleh X-ray di luar, dan khususnya baterai. Selain padat, baterai bisa menjadi benda yang cukup besar.

Jika laptop tetap berada di dalam tas, ada kemungkinan untuk menyembunyikan barang selundupan, apakah senjata, alat peledak atau obat-obatan di bawah baterai dan membiarkannya melewati pemindai tanpa terdeteksi.

Meskipun ini adalah skenario berisiko rendah, pemeriksaan keamanan yang ketat ini mampu membuat semua aspek aman dari serangan teror di langit selama bertahun-tahun sekarang. Tidaklah bijaksana bagi administrasi mana pun untuk mengendurkan aturan itu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara laptop x-ray
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top