Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Kota Tergelap di Dunia, Berani Berkunjung?

Ada kota-kota di dunia di mana matahari bersembunyi di awan selama berbulan-bulan. Berikut kota tergelap di dunia dengan langit paling berawan
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 03 Januari 2022  |  20:58 WIB
10 Kota Tergelap di Dunia, Berani Berkunjung?
Murmansk, Rusia - advantour
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Hampir semua orang di dunia menyukai cuaca yang cerah dan hangat, tapi tidak semua dari kita seberuntung itu. Faktanya, tidak ada matahari di beberapa tempat.

Ada kota-kota di dunia di mana matahari bersembunyi di awan selama berbulan-bulan. Berikut kota tergelap di dunia dengan langit paling berawan dilansir dari Find Interesting Facts:

1. Murmansk, Rusia (1715 jam sinar matahari per tahun)

Murmansk adalah kota terbesar di dunia, terletak di luar Lingkaran Arktik, dan paling gelap. Di musim dingin, suhu dapat menghangat hingga -10 derajat Celcius. Saat malam yang berlangsung beberapa bulan dalam setahun, bisa menjadi masalah nyata bagi yang tidak terbiasa. Selama periode ini, matahari tidak muncul sama sekali.

2. Kiruna, Swedia (1680 jam sinar matahari per tahun)

Nama kota dapat diterjemahkan sebagai "burung putih", yang juga digambarkan pada lambang lokal. Penduduk setempat selalu terlibat dalam industri pertambangan terkait dengan alkimia. Matahari hanya muncul untuk waktu yang singkat dari 30 Mei hingga 15 Juli.

3. Yuzhno-Kurilsk, Rusia (1662 jam sinar matahari per tahun)

Penduduk lokal hampir seluruhnya bekerja dalam ekstraksi dan pengolahan sumber daya laut. Yuzhno-Kurilsk tetap menjadi bagian dari Rusia, meskipun akhir tahun 90-an ada rencana pemindahan Kepulauan Kuril ke Jepang.

4. Juneau, Amerika Serikat (1540 jam sinar matahari per tahun)

Juneau dianggap sebagai ibu kota negara bagian terbesar di seluruh Amerika. Secara formal, wilayah kota menempati sebanyak 8.430 kilometer persegi. Faktanya, 99% wilayahnya adalah alam liar, dengan pegunungan berhutan, tanpa tanda-tanda peradaban.

5. Cologne, Jerman (1504 jam sinar matahari per tahun)

Nama semi-resmi Cologne yang kedua adalah Metropolis di Rhine, yang mencerminkan status kota yang sangat tinggi, pusat budaya terbesar dan tertua di seluruh negeri.

6. Birmingham, Inggris (1364 jam sinar matahari per tahun)

Dua juta orang tinggal di Birmingham, kota Inggris terbesar kedua. Ringan dan lembab, begitulah kondisi di sana. Karena tidak ada sinar matahari yang cerah, lama-lama menjadi kebiasaan penduduk setempat.

7. Prince Rupert, British Columbia (1230 jam sinar matahari per tahun)

Seluruh bagian utara Samudra Pasifik terkenal dengan cuacanya yang tidak ramah, hujan dan suram, dibumbui dengan kabut yang terus-menerus. Kota pelabuhan ini  tampak seperti alien nyata dari fantasi gelap Lovecraft.

8. Nikolskoye, Rusia (992 jam matahari per tahun)

Nikolskoye tetap menjadi satu-satunya pemukiman di wilayah Aleutsky yang agak besar. Hanya di sini Anda dapat bertemu dengan pribumi yaitu Aleuts yang sebenarnya. Selain mereka, hampir tidak ada yang mampu bertahan dalam kondisi lokal. Hari yang cerah di sini adalah kejadian langka dan menakjubkan.

9. Torshavn, Denmark (884 jam sinar matahari per tahun)

Ibukota Kepulauan Faroe yang otonom terletak di pantai timur pulau Streimoy. Torshavn secara resmi merupakan pemukiman paling berawan di dunia. Panel surya tidak akan segera digunakan di sini dan juga merupakan salah satu tempat tergelap di Bumi. Namun demikian, penduduk setempat cukup senang dengan kota mereka, karena standar hidup Torshavn sangat signifikan

10. Jan Mayen, Norwegia (823 jam sinar matahari per tahun)

Tempat tergelap di planet kita dengan sungguh-sungguh jatuh ke pulau vulkanik Norwegia di Samudra Arktik Jan Mayen. Sebenarnya, tempat ini tidak mencapai ukuran kota normal, populasinya hanya 18 orang. Tidak ada pohon yang tumbuh di pulau itu karena iklim yang keras.

Banyak kapal pesiar mengunjungi pulau itu di musim panas. Mereka harus memintanya terlebih dahulu untuk mendapatkan izin pendaratan. Sebagian besar pulau memiliki perlindungan sebagai cadangan. Di musim panas, pulau Jan Mayen memiliki kehidupan burung yang cukup fantastis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kota gelap
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top