Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Desa Wisata Terbaik untuk Dikunjungi di Indonesia

Berikut lima desa wisata terbaik di Indonesia untuk Anda kunjungi.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 30 Desember 2021  |  17:04 WIB
5 Desa Wisata Terbaik untuk Dikunjungi di Indonesia
Desa Wisata - indonesia.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Desa wisata terbaik di Indonesia akan sangat cocok untuk Anda yang ingin mencoba sesuatu yang baru. Budaya dan kehidupan masyarakatnya juga menjadi hal yang indah untuk menjadi nilai jual dalam pariwisata.

Pemerintah Indonesia melihat peluang ini dengan memperkenalkan dan mengoptimalkan keberadaan desa wisata. Desa wisata dapat digambarkan sebagai desa yang secara resmi ditunjuk sebagai desa yang menyambut pariwisata.

Ide tersebut pertama kali dianut sekitar tahun 2000-an, dengan puluhan desa di Jawa dan Bali ditetapkan sebagai desa wisata. Menawarkan pengalaman imersif dengan membawa pengunjungnya merasakan kehidupan tradisional dan berbaur dengan penduduk setempat, desa wisata akan memberikan perjalanan tak terlupakan yang akan memperkaya perspektif Anda dalam hidup.

Berikut lima desa wisata terbaik di Indonesia untuk Anda, dilansir dari The S Media:

1. Nepal van Java

Nepal van Java menjadi salah satu tujuan wisata favorit, terutama saat liburan. Nepal van Java adalah julukan Dusun Butuh yang terletak di Desa Temanggung, Kaliangrik, Magelang, Jawa Tengah. Perumahan yang menumpuk terlihat seperti Nepal.

Jaraknya sekitar 21,5 kilometer dari pusat kota Magelang. Jika Anda ingin mengunjungi Nepal van Java, Anda hanya perlu membayar tiket parkir; yaitu Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

2. Desa Penglipuran Bali

Tahukah Anda bahwa Desa Penglipuran Bali adalah salah satu desa terbersih di dunia? Ketika Anda pergi ke sana, Anda akan melihat desa tradisional Bali yang tertata dan bersih. Dari dulu hingga sekarang, wisatawan yang berkunjung ke desa adat Penglipuran masih didominasi oleh wisatawan mancanegara.

3.  Desa Wisata Pemuteran

Pemuteran adalah desa nelayan kecil yang santai di daerah pesisir utara Bali Barat Laut. Desa ini telah berkembang menjadi sangat terkenal bagi pengunjung dalam beberapa tahun terakhir.

Resor tepi pantai, kedekatannya dengan Lovina dan Taman Nasional Bali Barat, serta keindahan alam yang ekstrem mendorong pertumbuhan infrastruktur pariwisata yang relatif cepat di resor. Pemuteran tidak diragukan lagi merupakan rumah bagi proyek terumbu karang Bio buatan terbesar secara global, dan ada semangat nyata dari upaya konservasi laut di resor ini.

4.  Desa Wisata Nglanggeran

Di Kabupaten Gunungkidul di Provinsi Yogyakarta, terletak Desa Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran yang menawan. Begitu Anda menginjakkan kaki di daerah tersebut, Anda akan disambut oleh penduduk lokal yang sangat ramah yang menyambut Anda dan berbicara tentang budaya dan tradisi mereka.

5. Desa Wisata Pentingsari

Salah satu desa yang paling direkomendasikan untuk dikunjungi ketika menghabiskan liburan di Taman Kaliurang adalah Pentingsari. Itu milik Kecamatan Cangkringan dan telah menjadi desa wisata selama bertahun-tahun. Tidak hanya menawarkan suasana yang menyegarkan, tetapi juga lingkungan yang bersih.

Pengunjung juga dapat menyaksikan rutinitas sehari-hari penduduk setempat, termasuk bertani, praktik terapi herbal, dll. Belum lagi wisatawan diperbolehkan membeli berbagai jenis sayuran organik di sana.

Tak lupa desa ini juga memiliki beberapa objek wisata seperti Watu Payung, Watu Gendong, dan Pancuran Alam Sendangsari. Kegiatan lain yang bisa dinikmati adalah belajar tari lokal, musik tradisional, dan masih banyak lagi.

Sementara itu, dalam rangka mengembangkan Desa Wisata (Deswis) di Kabupaten Pelelawan dan Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Universitas Bakrie (U-Bakrie) bersama PT Energi Mega Persada (PT EMP) melaksanakan sejumlah pelatihan, antara lain Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pengembangan Fasum dan Paket Wisata, Pendampingan Branding, Pemasaran dan Kerjasama, yang dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak Propinsi Riau pada 15-19 November 2021 diikuti oleh masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Pelatihan ini merupakan hasil dari program penelitian Matching Fund dari Kemdikbud-Ristek dengan penelitian yang berjudul “Peningkatan Kapasitas Organisasi Desa Wisata untuk Membentuk Destination Branding: Kerjasama Universitas Bakrie- PT Energi Mega Persada Tbk. Penelitian ini berbasis masyarakat dari Universitas Bakrie sebagai program Pemberdayaan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Provinsi Riau” yang telah menghasilkan beberapa luaran yang meliputi modul pelatihan, Website dan Mobile Aps untuk promosi Deswis dan pemasaran produk lokal secara online.

Ketua Team pada Program MF Kedaireka U-Bakrie dan PT EMP, Eli Jamilah Mihardja, Ph.D menyatakan, pelatihan mengenai konten akan mengantarkan mereka pada pengenalan bagaimana website itu bekerja, dan juga penggunaannya secara mobile melalui Mobile Aps.

Dia mengharapkan nantinya pelatihan lanjutan berupa Training of Trainer (TOT) Optimalisasi Website, peserta yang merupakan anggota kelompok Pokdarwis akan lebih memahami fungsi dan cara mengoptimalkan Website Desa Reka Energi Bakrie sebagai kebutuhan destination branding dan promosi Deswis mereka.

Program selanjutnya berupa Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS, yaitu berupa pengabdian yang dilaksanakan berupa Optimalisasi Pemanfaatan Website dan Aplikasi Mobile Untuk Pengembangan Desa Wisata di Kabupaten Siak Provinsi Riau, berupa pengenalan Website dan Mobile Aps, sebagai sarana penyampaian informasi mengenai Desa Wisata Energi Bakrie, juga sebagai platform usaha rintisan dalam pemasaran Deswis. 

Nantinya serangkaian program tersebut, mulai dari pelatihan hingga pengabdian, mampu menciptakan keahlian dan kegiatan, khususnya dalam aktivitas pemasaran online. Nantinya, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan wilayah yang memiliki potensi alam menjadi Deswis yang dapat meningkatkan  kesejahteraan masyarakat setempat sambil tetap memelihara lingkungan alam tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

desa DESA WISATA
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top