Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Negara Ini Rayakan Natal Selama 4 Bulan

Natal dikenal sebagai Pasko di Filipina. Banyak tradisinya, seperti pohon Natal atau Sinterklas, datang ke negara itu dari Amerika Utara.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  14:16 WIB
Pantai Borocay di Filipina - Istimewa
Pantai Borocay di Filipina - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Orang Filipina menyukai berpesta dan Natal adalah pesta terbesar serta terlama. Di Filipina, mereka mulai merayakan tiga bulan lebih awal, sehingga memiliki musim Natal terpanjang di dunia.

Empat bulan dirayakan dengan bulan “Ber” yaitu September, Oktober, November dan Desember.

Bahkan di awal September, bersiaplah untuk mengucapkan Maligayang Pasko (dibaca "mali-GAH-yang pahs-KOH") atau Selamat Natal.

Natal dikenal sebagai Pasko di Filipina. Banyak tradisinya, seperti pohon Natal atau Sinterklas, datang ke negara itu dari Amerika Utara.

Meskipun Natal biasanya berarti salju dan cuaca dingin, Filipina berada di garis khatulistiwa, yang berarti tidak pernah turun salju, tidak ada musim dingin, dan suasananya sedikit lebih dingin seiring berjalannya bulan.

Pada bulan November dan Desember, penyanyi Natal mulai datang bernyanyi di luar rumah sekitar dan ini saat yang tepat untuk berbagi hadiah atau sumbangan. Mereka bahkan mulai menjual dekorasi Natal di toko-toko.

Dalam bahasa Filipina, parol (dibaca "pah-ROL") adalah lentera bintang Filipina yang dapat dibuat dari kayu dan kertas, atau logam dan cangkang yang disebut Capiz (dibaca "CAH-peez"). Lentera ini menerangi kegelapan dengan warna dan pola yang indah, dan merupakan bahan pokok dalam liburan Filipina.

Pesta besar Malam Natal biasa disebut Noche Buena (dibaca "NOH-chay BWEH-nah"), di mana pesta besar disajikan tepat setelah kebanyakan orang pulang dari misa tengah malam. Tahun ini mungkin hanya kumpul-kumpul kecil dan misa virtual dengan social distancing dan pemakaian masker.

Beberapa makanan Natal Filipina termasuk spageti Filipina yang manis, mie oranye terang dari Pancit Malabon (dibaca "pan-CEET mah-lah-BUHN") dan Lechon berkulit renyah yang mengejutkan namun lezat (dibaca "let-CHON"), atau babi guling , yang biasanya menjadi pusat perayaan.

Ada banyak makanan penutup yang luar biasa, beberapa di antaranya bahkan dapat Anda beli di jalan. Sapin-sapin (dibaca "sah-PEEN sa-peen") adalah kue ketan berlapis, atau lengket, berwarna putih, kuning dan ungu.

Ini adalah tahun yang sulit bagi semua orang karena adanya Covid yang membuat banyak orang sakit atau kehilangan pekerjaan di Filipina. Namun, orang-orang menganggap tantangan ini membuat perayaan Natal tahun ini menjadi sangat penting.

Fokus perayaan Ntal di Filipina pun memiliki fokus pada bersyukur, menemukan harapan, menyebarkan cinta, dan kebersamaan dengan keluarga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

filipina natal
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top