Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masuk Singapura Bakal Wajib Karantina Lagi Mulai Besok, 23 Desember 2021

Wisatawan yang memasuki Singapura di bawah pengaturan bebas karantina harus mengikuti tes PCR pada saat kedatangan, dan tes cepat antigen harian selama tujuh hari pertama di negara itu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  17:07 WIB
Masuk Singapura Bakal Wajib Karantina Lagi Mulai Besok, 23 Desember 2021
Marina Bay, Singapura. - stb.gov.sg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Singapura akan kembali memberlakukan aturan karantina bagi pengunjung yang masuk ke negaranya.

Artinya, mereka kini membekukan penjualan tiket baru untuk perjalanan bebas karantina dalam upaya membatasi paparan kasus omicron impor, demikian kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan Rabu melansir CNBC.

Aturan itu bakal dimulai Kamis dan berlangsung hingga 20 Januari, berlaku untuk penerbangan negara kota itu.

Pelancong yang telah memesan tiket di bawah pengaturan jalur perjalanan yang divaksinasi Singapura masih dapat memasuki negara itu tanpa menjalani karantina.

“Langkah-langkah perbatasan kami akan membantu memberi kami waktu untuk mempelajari dan memahami varian Omicron, dan untuk memperkuat pertahanan kami, termasuk meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan kami, dan membuat lebih banyak orang divaksinasi dan ditingkatkan,” kata kementerian kesehatan.

Singapura sejauh ini mendeteksi 65 kasus omicron impor. Hingga Senin, ada enam kasus omicron lokal di negara itu, kata kementerian kesehatan.

Sekitar 96% dari populasi Singapura yang memenuhi syarat telah divaksinasi penuh, atau sekitar 87% dari total populasi, menurut data kementerian kesehatan. Lebih dari sepertiga dari total populasi (34%) telah menerima booster. Pemotretan untuk anak-anak antara 5 dan 11 tahun telah disetujui dan akan dimulai Senin.

Ketika penangguhan penjualan tiket berakhir pada 20 Januari, jumlah orang yang diizinkan mengunjungi Singapura tanpa menjalani karantina akan dikurangi untuk sementara, menurut siaran pers.

Kementerian kesehatan mengatakan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura dan Kementerian Perdagangan dan Industri akan memberikan rincian lebih lanjut tentang jalur perjalanan yang divaksinasi melalui udara dan darat, masing-masing.

Wisatawan yang memasuki Singapura di bawah pengaturan bebas karantina harus mengikuti tes PCR pada saat kedatangan, dan tes cepat antigen harian selama tujuh hari pertama di negara itu.

Program jalur perjalanan yang divaksinasi Singapura adalah kunci dalam poros negara itu untuk strategi "hidup dengan Covid", membuka kembali perbatasan sambil mempertahankan langkah-langkah anti-virus tertentu. Membekukan penjualan tiket baru untuk pengaturan ini tampaknya menjadi yang terbesar namun mengurangi upaya itu.

Sejak omicron muncul, pemerintah telah memperketat langkah-langkah pengujian untuk pelancong dan menunda peluncuran jalur perjalanan bebas karantina dengan Qatar, Arab Saudi, dan UEA. Singapura juga telah membatasi perjalanan dari negara-negara Afrika termasuk Afrika Selatan, yang pertama kali mendeteksi varian omicron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura omicron
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top