Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indahnya StoBoSa, Wisata Ribuan Rumah Warna-warni di Filipina

Menilik daerah wisata di Filipina bernama StoBoSa, yang suguhkan pemandangan ribuan rumah dicat warna-warni layaknya pelangi.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 20 Desember 2021  |  16:52 WIB
StoBoSa, lokasi wisata di Filipina - Departemen Pariwisata/Wilayah Administratif Cordillera.
StoBoSa, lokasi wisata di Filipina - Departemen Pariwisata/Wilayah Administratif Cordillera.

Bisnis.com, JAKARTA — StoBoSa Hillside Homes Artwork merupakan salah satu tempat wisata baru di dekat Baguio City.

Wisata tersebut tepatnya terletak di sepanjang jalan utama La Trinidad, Benguet, Filipina.

Bagi masyarakat Filipina, tempat ini dapat dianggap sebagai karya seni besar karena adanya rumah-rumah indah dan berwarna-warni yang terletak di lereng bukit Barangay Balili.

Terinspirasi dari lukisan Favela di Brazil, tempat wisata tersebut mengubah beberapa rumah dengan mengecat dengan warna yang indah.

StoBoSa biasa juga dikenal dengan nama "Lembah Warna". Tempat ini berawal dari seni komunitas yang dibuat oleh Desa Tam-Awan dan merupakan objek wisata terkenal di La Trinidad, Benguet.

Kompleks perumahan ini dikenal dengan nama The StoBoSa Hillside Home Artwork atau StoBoSa.
"Stobosa" sendiri memiliki arti kombinasi nama dari tiga tempat di mana karya seni itu berada, yakni di portmanteau. Ketiga lokasi tersebut berada di Barangay Balili.

Karya seni perumahan ini mulanya diinstruksikan oleh Kampanye Wisata Rehabilitasi Perkotaan Rev-Bloom, sebuah proyek yang dikonsep oleh Departemen Pariwisata Wilayah Administratif Cordillera di bawah Direktur Regional Venus Tan serta pemerintah daerah La Trinidad, di bawah Edna Tabanan.

Hingga kini, sudah ada lebih dari 180 rumah digunakan untuk menyelesaikan karya seni besar ini.

"Lembah Warna" ini adalah hasil jerih payah yang istimewa, perjuangan selama setengah tahun dengan lebih dari 500 orang. Termasuk penduduk desa, seniman, pelajar, dan banyak organisasi sukarelawan lainnya yang terlibat.

Daerah ini mulai dilukis pada Februari 2016 dan diresmikan pada 23 Juni 2016. Meskipun semua proyek ini selesai pada Agustus 2016.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata filipina
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top