Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaquita, Hewan yang Hampir Punah, Hanya Tersisa 10 di Bumi

Banyak nelayan melaut setiap hari dengan cara dan jaring ilegal, yang menyebabkan vaquitas dan spesies serupa punah.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  08:40 WIB
Vaquita, Hewan yang Hampir Punah, Hanya Tersisa 10 di Bumi
Vaquita - WWF
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Tahukah Anda ada satu spesies hewan di dunia yang kini hampir punah? Dia adalah vaquita.

Dari 600 mamalia spesies yang diperkirakan hidup pada tahun 1997, hanya 10 dari hewan ini yang masih hidup hingga saat ini di Teluk California, Meksiko.

Pantai Meksiko adalah satu-satunya tempat di mana salah satu hewan yang terancam punah ini masih dapat dilihat.

Alasan hampir punahnya spesie ini karena penangkapan ikan ilegal, masalah yang secara bertahap menghancurkan keanekaragaman hayati dunia dan merupakan masalah politik yang kompleks.

Pemerintah Meksiko mengeluarkan perintah yang melarang gillnet di sebagian besar Teluk California sendiri dalam upaya untuk mengurangi penangkapan ikan ilegal, tetapi peraturan ini tidak banyak membantu situasi dengan banyak orang yang tidak mematuhinya.

Banyak nelayan melaut setiap hari dengan cara dan jaring ilegal, yang menyebabkan vaquitas dan spesies serupa punah.
Jika metode ini dapat dihentikan, para ilmuwan percaya bahwa kepunahan seperti itu dapat dibatasi.

"Mereka punah karena aktivitas manusia, meskipun itu bisa dihindari," kata Jorge Urban Ramirez, ahli biologi di Autonomous University of South California melansir Marca.

Vaquita (Phocoena sinus) adalah spesies lumba-lumba langka yang endemik di bagian utara Teluk California. Sejak baiji (Lipotes vexillifer) diyakini telah punah pada tahun 2006,

Vaquita menjadi cetacea yang paling terancam punah di dunia. Vaquita terdaftar sebagai terancam punah karena diperkirakan jumlah individu yang menurun hingga di bawah 100 pada tahun 2014, menempatkan spesies ini dalam bahaya kepunahan.

Jumlah tersebut diperbarui menjadi sekitar 60 individu pada tahun 2015, dan kembali menurun ke angka 30 pada November 2016 yang mengarah ke kesimpulan bahwa spesies ini akan segera punah. Penurunan populasi ini sebagian besar disebabkan tangkapan sampingan dari kegiatan ilegal penangkapan totoaba dengan jaring insang. Totoaba merupakan spesies endemik lain yang terancam punah.

Program penangkaran saat ini diperlukan untuk menyelamatkan spesies ini. Namun, fasilitas penangkaran yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini diperkirakan tidak akan tersedia hingga Oktober 2017, yang dikhawatirkan akan terlambat. Selain itu, kemampuan vaquita untuk bertahan hidup dan bereproduksi sementara terbatas pada sebuah tempat yang tidak pasti.

Kata vaquita adalah bahasa Spanyol yang berarti "sapi kecil".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hewan satwa langka
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top