Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hakarl, Hidangan Hiu Fermentasi dari Islandia, Berani Nyicip?

Di masa lalu, hiu difermentasi di bawah tanah. Itu dikubur selama beberapa minggu untuk membantu menetralkan racun. Namun masa kini, hiu difermentasi dalam ruangan selama kurang lebih sembilan minggu kemudian digantung hingga kering selama sekitar lima bulan.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 26 November 2021  |  20:59 WIB
Hakarl, Hidangan Hiu Fermentasi dari Islandia, Berani Nyicip?
Hakarl
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Hákarl adalah hidangan Islandia dari daging hiu Greenland yang difermentasi sehingga mengeluarkan bau yang menyengat. Hiu Greenland mengandung banyak racun sehingga harus difermentasi untuk menetralkan racun yang ada.

Hákarl disiapkan di bawah tanah dengan air seninya sendiri. Hal ini dikarenakan hiu buang air kecil melalui kulitnya sehingga prosesnya meninggalkan bau urin yang menyengat, mulai dari persiapan hingga penyajian.

Di masa lalu, hiu difermentasi di bawah tanah. Itu dikubur selama beberapa minggu untuk membantu menetralkan racun. Namun masa kini, hiu difermentasi dalam ruangan selama kurang lebih sembilan minggu kemudian digantung hingga kering selama sekitar lima bulan.

Ada dua tekstur pada daging hiu Greenland: daging yang berwarna kemerahan dan kenyal dari bagian perutnya, dan daging yang berwarna putih seperti keju dari bagian tubuhnya. Untuk rasanya sendiri, hákarl seperti rasa keju yang sangat kuat. Disajikan dalam potongannya kecil dan bisa dinikmati dengan tusuk gigi.

Saat pertama dimakan rasanya seperti keju, namun setelah dikunyah berakhir dengan aroma air seni yang sangat kuat sehingga yang mengkonsumsinya cenderung menutup hidung sendiri.

Karena baunya yang menyengat, maka disarankan untuk tidak mencoba memakan hákarl ruangan tertutup. Nikmati di luar agar tidak terlalu menyengat.

Jika Anda mengunjungi Islandia dan menyaksikan hákarl digantung, jangan heran mengapa Anda tidak melihat potongan hiu yang berwarna cokelat di piring Anda. Itu merupakan kerak dan akan dihilangkan sebelum dipotong dan disajikan.

Kerap kali yang mencoba makanan ini akan muntah karena baunya, namun tidak perlu khawatir karena penduduk asli merekomendasikan untuk mencucinya terlebih dahulu dengan segelas brennivín, minuman suling asal Islandia yang terbuat dari biji-bijian.

Namun, pecinta kuliner sejati mungkin akan menyukainya terlebih jika menyukai keju yang sangat kuat. Jika Anda ingin menikmati kelezatan ini, kunjungi Museum Hiu Bjarnarhöfn yaitu tempat terbaik untuk merasakan kelezatannya mulai dari fermentasi hingga penyajian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner hiu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top