Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kerap Dianggap Sama, Ini Beda Margarin dan Mentega

Sebagian besar produk margarin terbuat dari bahan nabati. Sementara itu, mentega terbuat dari lemak hewani.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  12:54 WIB
Mentega - Istimewa
Mentega - Istimewa

Bisnis.com, SOLO - Meski sama-sama digunakan untuk memasak, menumis, dan memanggang, margarin dan mentega adalah dua produk yang berbeda.

Pada dasarnya, faktor utama yang membedakannya adalah bahan pembuatnya.

Oleh karenanya pula, kandungan yang dimiliki keduanya pun berbeda.

Untuk lebih detailnya, berikut sederet perbedaan antara margarin dan mentega.

Margarin

Dilansir dari laman Auriga Research, margarin adalah pengganti mentega. Ia tak mengandung lemak hewani karena terbuat dari minyak sayur, air, dan garam.

Nah, lantaran tak mengandung lemak hewani, margarin memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda yang mana merupakan lemak sehat. Sifat inilah yang kemudian membuat margarin lebih unggul daripada mentega.

Akan tetapi, margarin mengandung lemak trans yang sangat berbahaya. Laman The Kitchen menyebutkan, margarin harus mengandung lemak minimal 80 persen.

Sementara itu, kadar minyak sayur dan air di dalam margarin bervariasi, namun kadar lemak lebih rendah memiliki persentase air yang lebih tinggi. Hal itu bergantung pada kandungan lemaknya.

Mentega

Mentega adalah produk olahan yang dibuat dengan mengaduk susu atau krim. Dengan mengaduknya, padatan susu akan membentuk mentega, sedangkan cairannya berupa buttermilk. Ia mengandung nutrisi seperti vitamin K2, butirat, asam linoleat terkonjugasi, dan omega 3.

Namun, karena berasal dari lemak hewani, mentega ini juga mengandung tinggi kolesterol dan lemak jenuh yang mana tidak baik bagi jantung.

Diketahui, setidaknya satu sendok makan mentega mengandung 30 mg kolesterol dan 7 gram lemak jenuh. Laman Auriga Research menyimpulkan, nutrisi mentega lebih rendah daripada lemak yang dikandungnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan makanan olahan

Sumber : Tempo

Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top