Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tips Hindari Jet Lag Setelah Terbang Berjam-jam di Pesawat

Ketika Anda naik pesawat jarak jauh dengan belasan jam berada di ketinggian, tubuh seringkali merasa lelah. Karena itu berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan setelah berjam-jam di dalam pesawat.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 08 Oktober 2021  |  16:16 WIB
Tips Hindari Jet Lag Setelah Terbang Berjam-jam di Pesawat
Ilustrasi kabin pesawat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ketika menghabiskan waktu berjam-jam di atas pesawat atau ketika Anda bepergian ke daerah dengan zona waktu yang berbeda, tubuh Anda mungkin tidak langsung bisa beradaptasi dengan waktu setempat sehingga terjadilah jet lag.
 
Selain ditandai dengan rasa lelah dan mengantuk, mengutip Alodokter, gejala lain yang dapat Anda rasakan akibat jet lag seperti sulit berkonsentrasi, perubahan mood dan mudah tersinggung, mudah lupa, mual, gangguan pencernaan, dehidrasi, sakit kepala atau pusing hingga jantung berdebar.
 
Jonathan Leary, yang bukan seorang dokter medis tetapi memegang gelar doktor dalam Pengobatan Chiropractic dan Pengobatan Alternatif dari Southern California University of Health Sciences, pada tahun-tahun sebelum pandemi telah mencatat hingga 150.000 mil di udara, bolak-balik secara teratur antara New York dan California, serta sering melakukan perjalanan ke Eropa.
 
Oleh karena itu, melansir Bloomberg, Jumat (8/10/2021), dia membagikan tips perjalanannya termasuk alat yang tepat untuk mengendurkan otot Anda dan mendapatkan tidur yang nyenyak setelah terjebak di pesawat selama berjam-jam.

1. Mengonsumsi magnesium sebelum bepergian

“Magnesium adalah satu-satunya nutrisi yang saya sarankan kepada klien saya” kata Leary. Alasannya, kita sangat mudah kehilangan magnesium saat kita berkeringat.
 
Ketika Anda berada di pesawat, itu mengganggu sistem pencernaan, membuat Anda dehidrasi, dan menyebabkan tubuh Anda terasa kencang; ketika Anda memiliki kadar magnesium yang rendah, otot-otot akan lebih kencang. Jika semua otot di tubuh Anda rileks, Anda lebih mungkin untuk tidur dan menghilangkan stres.
 
Ingatlah bahwa usus Anda juga adalah otot, jadi magnesium juga akan membuat usus Anda bergerak kembali. Ini membantu menenangkan Anda dan mempersiapkan Anda untuk tidur, tidak peduli di zona waktu mana Anda berada.

2. Bawalah bola untuk membantu melemaskan otot-otot saat terbang jauh

Menjadi stagnan di pesawat untuk penerbangan panjang hanya membuat tubuh semakin sulit seiring bertambahnya usia. Dia menyarankan untuk menggunakan bola lacrosse.
 
“Anda bisa pergi jauh dengan merelaksasi otot tangan Anda dengan ini” katanya. 

3. Lakukan pendakian, bukan lari, setelah mendarat di tempat baru

“Salah satu hal yang saya sarankan adalah pergi mendaki di sekitar tanaman yang berbeda di berbagai belahan dunia; tidak hanya di permukaan tanah di taman, tetapi di ketinggian yang berbeda. Menghirup udara di sekitar tanaman tertentu adalah salah satu cara terbaik untuk memulihkan bakteri sehat di usus Anda.” sarannya.

4. Memulai persiapan perjalanan seminggu sebelum Anda naik pesawat

Melakukan persiapan jauh hari sebelum keberangkatan akan memberikan tubuh Anda jeda istirahat sebelum berangkat.

Setiap tiga jam di udara, Anda kehilangan satu setengah liter air, dan jika Anda mengalami dehidrasi, tidak hanya rasa sakit dan nyeri Anda akan menjadi lebih buruk, pencernaan dan sistem kekebalan Anda juga akan menjadi lebih buruk.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat traveling
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top