Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Singkawang, Giliran Kota Makassar Gagas 5.000 Lorong Wisata

Perkotaan di Indonesia terus berbenah diri agar nyaman untuk ditinggali sekaligus menarik sebagai destinasi. Salah satunya dengan konsep lorong wisata. Setelah Singkawang, kini giliran Kota Makassar menggagas pembangunan 5.000 lorong wisata.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 13 Juni 2021  |  18:54 WIB
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (tengah) saat rapat virtual bersama Asosiasi Profesor Indonesia di kediaman pribadinya Jalan Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/6/2021).  - ANTARA/Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (tengah) saat rapat virtual bersama Asosiasi Profesor Indonesia di kediaman pribadinya Jalan Amirullah, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/6/2021). - ANTARA/Pemkot Makassar

Bisnis.com, JAKARTA - Perkotaan di Indonesia terus berbenah diri agar nyaman untuk ditinggali sekaligus menarik sebagai destinasi. Salah satunya dengan konsep lorong wisata. Setelah Singkawang, kini giliran Kota Makassar menggagas pembangunan 5.000 lorong wisata.

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya akan menggadeng Asosiasi Profesor Indonesia untuk meminta saran dan masukan dari program tersebut.

"InsyaAllah, secepatnya. Mungkin habis resetting (pergantian) camat dan lurah kita mulai jalankan ini pergerakan 5.000 lorong wisata. Karena penyebaran kegiatan ini harus merata," ujarnya seperti dikutip Antara, Minggu (13/6/2021).

Menurut dia, kelembangaan ini harus lebih aktif dan tetap berjalan agar segala masukan dan ide bisa sejalan. Sebab, membangun kota butuh dukungan dari segala arah. Apalagi, yang mau dibangun ini adalah lorong dimana merupakan sel terpenting di dalam suatu kota.

Selain itu, hal ini membuktikan banyaknya kekurangan Pemerintah Kota Makassar dan masih membutuhkan banyaknya ide dari para profesor sehingga masukan ini menurut mereka harus disalurkan kemana arahnya agar bermanfaat.

"Nah, jadinya hari ini bertemulah semua jalan pikiran kita. Kita akan benahi bersama,” tutur Wali Kota Makassar dua priode itu.

Pria akan disapa Danny Pomanto ini menjelaskan, konsep 5.000 lorong wisata ini akan dijadikan basis ekonomi kebangkitan. Tak hanya itu, didalamnya diisi edukasi kesejahteraan dan menanamkan mental-mental mandiri pada setiap lorong.

Selain itu, nantinya, camat, lurah sampai ditingkat RT dan RW sebagai penggerak di daerah masing-masing wilayahnya agar mudah dikontrol dan memudahkan koordinasi.

“Mungkin nanti kami akan beri nama seperti lorong taripang, lorong barongko, jadi ini sebagai local influencer. Dari sini para wisatawan akhirnya penasaran dan tidak susah mencari dimana kue atau makanan khas terenak. Tinggal sebut nama lorongnya saja," beber Danny.

Pada kesempatan itu, Danny berharap, dirinya selalu diberikan masukan yang sifatnya membangun atas inisiasinya menempatkan Kota Makassar sebagai salah satu daerah destinasi bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara dengan beraneka ragam kulinernya.

“Siapa pun pemimpin yang tidak menyentuh lorong maka itu hanya make up permukaan saja. Maka dari itu, saya minta usulannya apapun saya terima. Kita kolaborasi bersama seluruh professor kita," ucapnya berharap.

Untuk skema pada program destinasi lorong wisata itu, tambah dia, nantinya dalam lorong tersebut juga akan dibuatkan rumah bakat yang menampung bakat-bakat anak-anak lorong. Seperti menari, story telling sejarah, sebuah nama jalan dan lainnya.

Lorong wisata adalah salah satu konsep yang telah dijalankan oleh sejumlah kota, seperti Singkawang. Sebagai salah satu destinasi wisata, Kota Singkawang telah menghadirkan sejumlah taman dan jalan gang yang asyik untuk berjalan-jalan, bersantai bersama keluarga, dan menarik untuk berfoto.

Seperti Lorong Wisata Kenangan atau Singkawang Back to The Past. Destinasi wisata baru di Kota Singkawang ini letaknya di Jalan Sejahtera yang terhubung dengan Jalan P. Diponegoro.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar destinasi wisata
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top