Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebelum Bepergian, Kenali Etika Pakai Toilet Umum di Seluruh Dunia

Meskipun Anda hanya menghabiskan beberapa hari di negeri orang, mempelajari kebiasaan negara tujuan bisa sangat membantu Anda; khususnya saat Anda akan menggunakan toilet umum.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  17:30 WIB
Toilet umum.  - Timeout
Toilet umum. - Timeout

Bisnis.com, JAKARTA – Selain memikirkan tempat penginapan, lokasi yang ingin di kunjungi dan makanan apa yang akan Anda coba saat akan berlibur ke luar negeri, mempelajari kebiasaan negara yang akan dikunjungi menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Meskipun Anda hanya menghabiskan beberapa hari di negeri orang, mempelajari kebiasaan negara tujuan bisa sangat membantu Anda; khususnya saat Anda akan menggunakan toilet umum.

Setiap negara memiliki jenis toilet dan etiket dalam menggunakan toilet umum yang berbeda-beda. Jika di Indonesia sangat umum menjumpai kloset jongkok, mungkin Anda tidak akan menemui kloset jongkok saat Anda berada di Jepang. Bisa jadi, Anda harus membawa tisu toilet sendiri karena toilet umum tidak menyediakan tisu toilet. Atau mungkin, Anda terbiasa untuk menyiram saat habis menggunakan toilet, namun di beberapa negara hal ini justru tidak dibenarkan.

Kebanyakan orang di luar negeri memberikan izin kepada turis karena tidak mengetahui kebiasaan kamar mandi, namun ada baiknya untuk mempelajari apa yang harus dilakukan ketika alam memanggil saat Anda bepergian.

Melansir dari Travel + Leisure, Senin (7/6/2021), beberapa etiket menggunakan toilet umum yang perlu Anda ketahui saat akan bepergian ke luar negeri.

1. London , Paris dan Amsterdam: Anda membayar untuk buang air kecil.

Khususnya di kota-kota besar Eropa ini, penggunaan toilet umum biasanya berbayar, meskipun tampaknya gratis. Jika tidak ada biaya untuk masuk, kemungkinan ada biaya untuk kertas toilet atau tip untuk petugas kamar mandi. Sebuah kata peringatan: Kadang-kadang petugas akan memasukkan tagihan besar ke dalam toples tip untuk membingungkan wisatawan, tapi jangan khawatir, tip kecil yang setara dengan antara US$0,50 dan US$1 sudah cukup. Tapi tentu saja lebih baik menggunakan mata uang lokal.

2. Di Singapura, Thailand, dan Taiwan: Bersiaplah untuk jongkok.

Berjongkok untuk menggunakan kamar kecil telah terbukti lebih sehat dan lebih alami bagi tubuh, itulah sebabnya beberapa negara menggunakan toilet di dalam tanah dengan tangga di setiap sisi untuk meletakkan kaki Anda. Jika ada pedal untuk mengalirkan air atau ember untuk membuang sampah, pastikan untuk menggunakannya. Jenis toilet ini umum di banyak negara Asia.

3. Jangan menyiram jika Anda pergi ke negara-negara ini.

Hal terburuk yang dapat Anda lakukan di toilet umum adalah menyebabkan penyumbatan. Tidak ada yang ingin menjadi orang itu. Dan beberapa negara tidak memiliki sistem yang dapat mengurai kertas toilet dengan mudah, jadi sudah biasa untuk tidak menyiramnya.

Sementara orang Amerika khususnya terbiasa menyiram kertas toilet bekas mereka ke dalam pipa, mereka harus menghentikan kebiasaan itu jika mereka bepergian ke Turki, Yunani, Beijing, Makedonia, Montenegro, Maroko , Bulgaria, Mesir, dan Ukraina pada khususnya. Toilet akan memiliki tempat sampah khusus untuk menempatkan kertas toilet bekas.

4. Bawa kertas toilet Anda sendiri jika Anda berada di China atau Korea.

Ada banyak negara di mana membawa kertas toilet sendiri adalah kebiasaan, terutama di Cina atau Korea. Biasanya membawa sendiri kertas toilet karena toilet umum mungkin tidak selalu terisi dengan baik. Ada baiknya berpikir ke depan untuk membawa tas berukuran saku untuk berjaga-jaga.

5. Di negara-negara ini, setiap hari adalah bidet.

Bidet, yang dilengkapi dengan semburan air untuk kebersihan pribadi setelah menggunakan toilet sering digunakan di Prancis. Metode pembersihan pribadi juga umum di setiap tempat yang ketersediaan produk kertasnya terbatas, dan masyarakat memilih air untuk pembersihan yang lebih aman dan lebih baik. Beberapa tempat di mana bidet paling populer termasuk Italia dan Portugal, Jepang, Argentina, dan Venezuela.

6. Tahu istilahnya.

Biasakan diri Anda dengan istilah lokal saat menanyakan kamar mandi. Di negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Belanda, mintalah “water closet” atau “toilette”. Di Australia, ini disebut "dunny." Di Inggris, cari "toilet". Dan di Jepang, temukan "ben-jo".


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

travel toilet
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top