Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Startup Restoran Ini Penjualannya Naik 3 Kali Lipat Selama Pandemi

Startup ini kini telah mendapatkan investor seperti dari Hans Tung pihak dari GGV Capital, dan berbagai partisipasi dari Tiger Global Management, SoftBank dan Monashees, selain pendukung baru Lightspeed Ventures Partner.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  18:24 WIB
Frubana
Frubana

Bisnis.com, JAKARTA - Fabián Gómez Gutiérrez, Founder dan CEO Frubana, berhasil menaikan penjualannya selama pandemi. Kesuksesannya berhasil dikarenakan melihat dari fenomena yang dirinya alami selama bekerja sehingga menciptakan Frubana, pasar B2B untuk para restoran dan pengecer agar dapat langsung membeli dari petani dan produsen.

Gutiérrez mempelajari dan mengenal pasar rantai pasokan makanan ketika dirinya bekerja di perusahaan Rappi, yakni perusahaan unicorn di Amerika Latin. Dirinya yang juga merupakan anak dari petani pepaya, jeruk nipis dan mangga, mendapatkan inspirasi untuk menciptakan Frubana, ketika melihat restoran di Rappi, yang membeli jeruk nipis dengan harga $1 per kilogram, dan ayahnya hanya dibayar dengan 30 sen dengan jumlah yang sama.

Dengan melihat dari fenomena tersebut, Gutiérrez menyadari bahwa banyaknya perantara di dalam rantai pasokan baik dari petani dan restoran, yakni sebesar 87% dimiliki secara independen. Hal ini tentu menciptakan ketidakadilan dan membuat Gutiérrez berpikir cara untuk mempersingkat distribusi antara restoran dan petani, sehingga mendapatkan harga yang pantas untuk kedua pihak.

Gutiérrez memulai dengan dengan transaksi secara offline dengan restoran yang mencari produknya, dari beberapa pedagang di pasar lokal yang menjual di berbagai peternakan dalam skala yang kecil. Gutiérrez juga mencoba dengan membuat aplikasi yang diciptakan untuk petani, namun cara tersebut menghasilkan kegagalan. Gutiérrez selanjutnya mencoba dengan menggunakan WhatsApp dan menyadari bahwa dirinya dapat berkomunikasi dengan para petani melalui aplikasi tersebut. Setelah petani masuk kedalam sistem, maka Gutiérrez dapat meluncurkan Frubana.

Startup ini kini telah mendapatkan investor seperti dari Hans Tung pihak dari GGV Capital, dan berbagai partisipasi dari Tiger Global Management, SoftBank dan Monashees, selain pendukung baru Lightspeed Ventures Partner. Kesuksesan Startup ini dalam membuat rantai pasokan yang berkelanjutan juga membantu mengurangi polusi yang berlebihan, dikarenakan telah mempekerjakan armada pengiriman dengan muatan yang besar, dibandingkan pengiriman dari vendor yang terpisah-pisah.

Selain itu, Frubana juga telah memperluas penjualannya selain buah-buahan dan menjadi sayuran. Kini Frubana memperluas kategorinya sehingga menjadi toko lebih dari ‘serba ada’, dan mampu menambah jumlah restoran sebanyak enam kali lipat lebih banyak, yang juga meningkatkan penjualannya.

Gutiérrez untuk kedepannya akan terus mengembangkan Frubana menjadi lebih luas lagi. Dikarenakan kesuksesan dalam memberikan efisiensi, Frubana kini juga menawarkan modal kerja bagi pelanggan restorannya. Gutiérrez menetapkan visi untuk mencapai target yang diinginkannya pada tahun 2030, dan berharap dapat memperluas operasinya di berbagai negara, selain di Mexico City, Bogotá dan São Paulo, yang menjadi tempat operasinya saat ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner restoran
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top