Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah Rendang, Giliran Tempe Bakal Mejeng di Pasar Internasional

Sandiaga Uno akan memperkenalkan tempe di pasar internasional agar lebih dikenal dunia.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  12:44 WIB
Perajin membuat tempe berbahan baku kedelai impor di kampung sukamaju, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). - ANTARA/Adeng Bustomi
Perajin membuat tempe berbahan baku kedelai impor di kampung sukamaju, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA - Wacana pemerintah untuk membawa tempe ke kuliner internasional nampaknya tidak main-main.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyatakan memperkenalkan tempe akan di pamerkan pada dunia.

“Tempe sebagai warisan budaya dunia akan terus kita kembangkan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak yang terkait dan juga dari hasil diskusi dengan tim mentri perdagangan untuk memastikan kesiapan tempe baik dari segi suplai maupun segi kualitas di pasaran,” ujarnya secara virtual yang disiarkan secara langsung dari instagram @kemeparekraf.ri pada acara Weekly Press Brief 2021, Rabu (2/6/2021.

Sandiaga juga mengatakan, pihaknya akan membangun tahapan-tahapan dan butuh kordinasi semua pihak agar kiprah tempe di pasar dunia semakin mulus.

Sudah ada tim teknis yang dibentuk bersama Kementerian Perdagangan untuk mempersiapkan suplai dan kualitas tempe.
Mengingat rendang telah sukses lebih dulu membuat pihaknya optimistis tempe juga bisa mengikuti jejak kuliner khas Minang tersebut.

Nantinya, perkenalan tempe sebagai kuliner warisan Indonesia ini akan berperan menjadi gastro diplomasi ekonomi berbasis makanan.

“Semoga kita bisa membawa tempe dalam kegiatan promosi kuliner dan pariwisata internasional ,” tutup Sandiaga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno tempe
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top