Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Pilihan Susu Sehat, Sudah Coba?

Hari ini, Selasa (1/6/2021) diperingati sebagai World Milk Day atau Hari Susu Sedunia. Tahun ini, Food and Agriculture Organisation (FAO) menetapkan gerakan Enjoy Dairy yang berarti nikmati produk susu, sebagai tema Hari Susu Sedunia.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 01 Juni 2021  |  16:30 WIB
Pisang dan susu.  - istimewa
Pisang dan susu. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Hari ini, Selasa (1/6/2021) diperingati sebagai World Milk Day atau Hari Susu Sedunia. Tahun ini, Food and Agriculture Organisation (FAO) menetapkan gerakan Enjoy Dairy yang berarti nikmati produk susu, sebagai tema Hari Susu Sedunia.

Susu mengandung sumber nutrisi yang penting sehingga mampu menjaga organ tubuh tetap berfungsi dengan baik dan melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit. Tidak heran, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sering mengonsumsi susu.

Banyaknya jenis susu yang beredar di pasaran mungkin membuat Anda bertanya-tanya, jenis susu mana yang paling sehat untuk Anda?

Berikut adalah tujuh pilihan susu dan susu alternatif tersehat yang dilansir dari Healthline, Selasa (1/6/2021).

1. Susu Rami

Susu Rami adalah susu yang terbuat dari biji rami yang digiling dan direndam dalam air. Meskipun tidak mengandung komponen psikoaktif dari tanaman Cannabis sativa, minuman ini memberikan lebih banyak lemak dan protein yang sehat daripada susu nabati lainnya. Susu rami mengandung kalsium, magnesium, zat besi, kalium serat, dan Vitamin B yang dapat mendukung kesehatan jantung dan meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Susu Gandum

Meskipun minum susu yang dibuat dengan merendam gandum utuh tidak memberikan manfaat kesehatan yang sama seperti makan semangkuk gandum utuh, setidaknya susu ini sangat bergizi. Susu gandum lebih tinggi karbohidrat dibandingkan susu nabati lainnya, dan juga menawarkan serat ekstra. Sebagian serat dalam gandum adalah serat larut, sehingga membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Selain itu serat larut dalam susu gandum dapat membantu menstabilkan kadar gula darah Anda dan menurunkan kadar kolesterol Anda.

3. Susu Almond

Susu almond adalah alternatif susu non dairy yang lezat untuk orang yang tidak dapat mentolerir atau memilih untuk tidak minum susu. Tetapi secara nutrisi, sangat berbeda dengan susu sapi. Susu almond tanpa pemanis rendah kalori dan jauh lebih rendah karbohidrat daripada susu sapi, sehingga sangat cocok dikonsumsi jika Anda melakukan diet rendah karbohidrat.

4. Susu Santan

Selain memiliki rasa yang enak, santan bisa menjadi alternatif susu nondairy yang aman jika Anda memiliki alergi terhadap kacang. Santan memiliki rasa tropis yang ringan. Karena kelapa adalah sumber MCT yang sehat, mengonsumsi santan dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) Anda.

5. Susu Sapi

Susu sapi adalah susu yang paling umum dikonsumsi dan merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Susu sapi secara alami kaya akan kalsium, vitamin B dan banyak mineral. Ini juga diperkaya dengan vitamin A dan D, sehingga menjadikannya minuman yang sangat bergizi untuk anak-anak dan orang dewasa. Namun karena intoleransi laktosa atau alergi protein susu, orang yang kesulitan mencerna susu sapi disarankan untuk tidak mengonsumsinya sama sekali.

6. Susu A2

Sekitar 80 persen protein dalam susu sapi berasal dari kasein. Sebagian besar sapi perah di Amerika Serikat menghasilkan susu yang memiliki dua jenis kasein utama, A1 beta – casein dan A2 beta – casein. Jika dibandingkan dengan susu sapi biasa, susu A2 lebih mudah dicerna dan lebih sedikit menyebabkan ketidaknyamanan pada pencernaan. Namun, ini bukan pilihan yang baik jika Anda telah didiagnosis dengan alergi protein susu atau intoleransi laktosa.

7. Susu Kedelai

Secara nutrisi, susu kedelai paling mendekati susu sapi. Hal ini karena kedelai merupakan sumber protein lengkap yang sangat baik. Kedelai adalah pilihan yang bagus jika Anda menghindari produk susu tetapi menginginkan minuman susu yang lebih tinggi protein. Mengonsumsi susu kedelai juga dapat membantu mengurangi kolesterol, tekanan darah dan risiko kanker payudara


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri minuman susu
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top