Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penutupan Istana Siak Diperpanjang Lagi, Ini Alasannya

Bupati Siak, Provinsi Riau, Alfedri kembali memperpanjang penutupan Istana Siak dan seluruh objek wisata lainnya sampai pada waktu yang belum ditentukan semata-mata demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  12:36 WIB
Istana Siak Sri Indrapura. Konon nama Siak berasal dari nama sejenis tumbuh-tumbuhan yaitu siak-siak yang banyak terdapat di daerah ini.  - Siak.go.id
Istana Siak Sri Indrapura. Konon nama Siak berasal dari nama sejenis tumbuh-tumbuhan yaitu siak-siak yang banyak terdapat di daerah ini. - Siak.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Meski harus kehilangan potensi pendapatan asli daerah atau PAD, penutupan Istana Siak kembali diperpanjang. Hal ini untuk mencegah risiko penyebaran Covid-19.

Bupati Siak, Provinsi Riau, Alfedri kembali memperpanjang penutupan Istana Siak dan seluruh objek wisata lainnya sampai pada waktu yang belum ditentukan semata-mata demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Padahal PAD [pendapatan asli daerah] di sektor wisata termasuk primadona yang selalu berkembang. Akan tetapi demi menjaga kesehatan masyarakat, obyek wisata siak terpaksa kita tutup," kata Alfedri di Siak, Selasa (25/5/2021).

Alfedri mengatakan sudah dua tahun pendapatan asli daerah sektor wisata di Kabupaten tidak dapat diandalkan karena serbuan badai pandemi Covid-19.

"Kita tidak boleh hanya mengejar target PAD, keselamatan jiwa jauh lebih penting. Karena itu kita harus ikuti instruksi Menteri Dalam Negeri dan mengambil langkah berani untuk memperpanjang penutupan Istana Siak dan objek wisata di Siak," katanya.

Alfedri mengetahui animo wisatawan luar daerah sangat tinggi untuk datang ke Siak. Sementara itu, meski dilakukan penyekatan secara ketat saat Lebaran, masih ada yang datang dari luar daerah ke Siak.

Tingginya animo wisatawan ke Siak adalah kebanggaan Pemkab Siak, namun pihaknya harus bijaksana dalam hal tersebut. Jika keadaan sudah memungkinkan maka akan dibuka kembali istana Siak dan dipanggil kembali wisatawan agar datang ke Siak.

"Karena saat ini masih musim pandemi Covid-19, marilah kita satu persepsi tentang itu, agar kita semua sama-sama berniat untuk memutus mata rantai penyebaran ini,” ungkapnya.

Pihaknya juga tetap mengupayakan penambahan vaksin Covid-19 untuk masyarakat. Kemudian mencadangkan hotel untuk pasien Covid-19, serta mencadangkan mess PT Indah Kiat Pulp and Paper untuk tempat isolasi pengidap Covid-19.

Sementara Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Siak L Budhi Yuwono mengatakan bahwa Bupati Siak Alfedri sudah menyampaikan kebijakan itu kepada jajaran di internalnya. Alfedri juga meminta dinas terkait menyebar luaskan informasi penutupan Istana Siak dan objek wisata di Siak.

"Pak Bupati meminta ini disebarluaskan agar wisawatan menunda kedatangan terlebih dahulu ke Siak. Beliau juga tidak mau kalau wisatawan kecewa setiba di Siak, sebaiknya wisawatan cari tahu dulu informasi sebelum datang," kata Budhi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau IStana SIak

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top