Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Patung Cumi-cumi Raksasa Pancing Wisatawan Jepang

Cumi-cumi raksasa merah muda melambangkan masakan lokal Noto, di mana cumi-cumi dianggap sebagai makanan lezat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Mei 2021  |  15:44 WIB
Cumi-cumi raksana yang dibangun di Kota Noto, Jepang. - The Guardian
Cumi-cumi raksana yang dibangun di Kota Noto, Jepang. - The Guardian

Bisnis.com, JAKARTA - Kota Noto di pesisir Jepang menghabiskan US$ 274 ribu (Rp 3,9 miliar) dari dana bantuan Covid-19 untuk membangun patung cumi-cumi raksasa dengan harapan dapat menarik wisatawan.

Kota Noto di prefektur Ishikawa Jepang mengantongi dana senilai US$7,31 juta atau 800 juta yen (Rp 104 miliar) dari pemerintah pusat untuk menumbuhkan ekonomi lokal akibat pandemi.

Adapun dana tersebut ditujukan untuk bantuan Covid-19, tetapi tidak harus digunakan untuk memerangi virus secara langsung. Dari uang bantuan tersebut, kota itu menghabiskan US$274.000 atau sekitar 30 juta yen (Rp3,9 miliar) untuk patung merah muda raksasa itu.

Cumi-cumi merah muda yang sangat besar itu dimaksudkan untuk melambangkan masakan lokal Noto, di mana cumi-cumi dianggap sebagai makanan lezat. Ukuran patung itu memiliki panjang 42 kaki, lebar 30 kaki dan tinggi 13 kaki.

Pejabat kota berharap patung itu akan membantu meningkatkan kesadaran akan tempat memancing lokal dan membantu membawa kembali turis ke kota itu. Konstruksi cumi-cumi dimulai pada Oktober 2020 dan dipindahkan ke rumah barunya di Noto awal tahun ini.

Penggunaan uang tersebut telah mengundang reaksi di Twitter. Sejumlah pengguna menyebutnya sebagai penyalahgunaan dana publik.

Seorang penduduk setempat mengatakan bahwa meskipun patung itu mungkin merupakan strategi menarik wisatawan jangka panjang yang efektif, uang itu dapat digunakan untuk keperluan mendesak seperti staf medis di kota itu, menurut The BBC.

Kasus Covid-19 di Ishikawa saat ini jauh lebih rendah daripada di bagian lain negara itu. Pandemi masih melonjak di Jepang, dengan wilayah metropolitan utama Tokyo, Osaka dan Kyoto dalam keadaan darurat sampai setidaknya 11 Mei.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang patung

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top