Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Negara-negara Ini Mulai Melarang Pelancong dari India

Gelombang tsunami kasus positif Covid-19 yang terjadi di India membuat Maladewa, Bangladesh, Italia, dan Jerman melarang penerbangan dari India.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 26 April 2021  |  22:12 WIB
Jens Spahn, Menteri Kesehatan Jerman.  - Bloomberg
Jens Spahn, Menteri Kesehatan Jerman. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Gelombang tsunami kasus positif Covid-19 yang terjadi di India membuat Maladewa, Bangladesh, Italia, dan Jerman melarang penerbangan dari India.

Dilansir dari Times of India, Senin (26/4/2021), negara-negara tersebut telah mengeluarkan kebijakan pembatasan terbaru yang menyatakan bahwa India masuk dalam daftar negara yang dilarang.

Jens Spahn, Menteri Kesehatan Jerman, dalam media sosial Twitter, menuliskan mutasi virus baru yang ditemukan di India sangat mengkhawatirkan.

“Agar tidak membahayakan kampanye vaksinasi kami, perjalanan ke India harus dibatasi secara signifikan. Karena itu, pemerintah federal akan segera mendeklarasikan India sebagai kawasan varian virus," katanya.

Jerman hanya mengizinkan warga negaranya yang dari India untuk masuk, dan harus melalui tes sebelum keberangkatan dan sesudah kedatangan. Tidak hanya itu, warga negara Jerman yang dari India juga harus menjalani karantina selama 14 hari.

Italia juga menangguhkan pelancong asing yang pernah dari India dalam 14 hari terakhir. Adapun orang-orang Italia yang tinggal di India dapat kembali jika hasil tes Covid-19 sebelum keberangkatan dan saat kedatangan menunjukkan negatif Covid-19.

Warga Italia yang datang dari India juga harus segera masuk ke fasilitas karantina setelah sampai di Italia.

Sementara Maladewa mulai menangguhkan wisatawan yang bepergian dari India ke Maladewa untuk menginap di fasilitas wisatanya mulai 27 April 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman Covid-19 India
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top